Yunani mendekati "deal", emas rebound
Jakarta, Strategydesk - Emas kembali menunjukkan kemilauannya, pada penutupan sesi New York kemarin logam mulia tersebut melesat tajam dan mampu menghapus kerugiannya yang dialami pada hari sebelumnya.
Penguatan emas tersebut tidak terlepas dari perkembangan masalah Eropa, tertutama masalah Yunani, yang selangkah lagi akan mendapatkan kucuran dana. Para pejabat Yunani mengatakan pemerintah dan kreditor internasional sedang membuat draft final mengenai langkah yang diperlukan untuk mendapatkan bailout kedua.
Muncul juga berita yang menyebut Yunani semakin dekat dengan kesepakatan restrukturisasi, atau resolusi untuk mengganti obligasi lama dengan yang baru tapi bunga rendah. Yunani harus memfinalisasi penukaran utang pada awal Maret sebagai bagian kesepakatan untuk mendapatkan bailout kedua senilai 130 miliar euro.
Harapan bahwa Yunani akan segera mendapatkan dana talangan tersebut akan menghindarkan Negara tersebut dari ancaman default. Hal ini juga mendorong permintaan emas sebagai investasi alternatif.
Selain Yunani, kenaikan emas juga terdorong berita yang menyebutkan bahwa ekspor emas Hong Kong ke daratan China di 2011 naik 3 kali lipat dari tahun sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa minat beli China terhadap emas terus meningkat.
Rekomendasi 
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Eropa dan China akan genjot ekonomi, emas kian bersinar
- Gagal tembus resisten 92.35, minyak masih tertekan
- Tekanan euro mereda, emas lanjutkan rally
- Minyak masih tertekan ke support weekly
- Emas menanjak, krisis Eropa bisa membatasi kenaikan
- Minyak masih bearish, data crude oil dinanti
- Yunani adakan pemilu ulang, emas ambruk
- Minyak mendekati level oversold-nya
- Kisruh politik di Yunani, emas terus terbenam
- Eropa memburuk, emas kian meredup
- Sempat rebound, Emas jatuh lagi
- Emas mulai rebound, badai belum berlalu.
- Eropa galau, emas makin terperosok
- Sentimen Eropa menghambat laju emas
- Emas tesandung hasil pemilu di Perancis dan Yunani



