Yunani: Kita bisa keluar dari zona euro dalam 3 bulan

Tanggal January 04, 2012 / 1:57 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Yunani memperingatkan kreditor dan Uni Eropa agar  segera mengucurkan bailout kedua dan menyepakati persyaratannya atau ia terpaksa keluar dari zona euro dalam tiga bulan.

Pantelis Kapsis, jubir pemerintahan koalisi baru yang dipimpin oleh Lucas Papademos, mengatakan negosiasi dengan troika (IMF, Uni Eropa dan ECB) dalam beberapa minggu ke depan akan menentukan segalanya.

Yunani dijanjikan bailout kedua senilai 130 millar euro pada Oktober lalu setelah disimpulkan bailout pertama, yang disepakati Mei 2010, tidak cukup untuk membantunya. Tapi sebagai persyaratan bailout kedua, Yunani harus membujuk kreditor swasta seperti bank untuk bersedia menerima diskon atau pemotongan nilai pokok hingga 50%. Yunani memiliki rasio utang terbesar di zona euro dan penghapusan bisa menurunkannya ke level yang terkendali, meski masih tinggi.

 “Kesepakatan pinjaman ini harus segera di tandatangani, atau kita keluar dari pasar, dari euro, dan akhirnya situasi malah memburuk,” kata Kapsis.  Muncul laporan sejak akhir pekan troika kemungkinan akan menuntut penghematan lebih besar dari Athena sebagai imbalan dari bailout kedua, untuk memastikan Yunani memenuuhi target pengurangan defisitnya. Tapi Kapsis mengatakan memberlakukan pemangkasan lebih banyak di saat resesi amatlah sulit.

Sebenarnya, para kreditor swasta sudah menyejutui secara tentatif pemotongan itu. Tapi sejauh ini ada beberapa detil yang masih menjadi ganjalan. Harapannya pemotongan itu bisa mengurangi beban utang Yunani menjadi 120% PDB dari 160%. Semua pihak didesak untuk segera mencapai keputusan, mengingat Yunani harus membayar obligasi jatuh tempo sebesar 4 miliar euro pada akhir Maret. Tanpa ada kucuran dana baru, Yunani tidak akan bisa membayarnya.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account