Yunani, Italia gerak cepat kembalikan kepercayaan
Jakarta, Strategydesk - Di bawah tekanan pasar dan para pemimpin Eropa, Yunani dan Italia bergerak cepat mengakhiri krisis politiknya. Yunani mengumumkan calon pemimpin, Italia akan segera menyusul. Keduanya melirik teknokrat untuk menuju perbaikan.
Gejolak politik di kedua negara sedang mereda setelah Yunani menunjuk ekonom ternama memimpin pemerintahan, Italia terlihat melakukan hal yang sama. Kedua negara berharap ahli bisa lebih baik dari politisi yang menjerumuskan negara ke dalam lubang utang.
Yunani menunjuk Lucas Papademos, mantan wakil presiden ECB, untuk menjadi Perdana Menteri Interim dalam pemerintahan baru yang ditugaskanh untuk mencegah negara itu default. Di Italia, dukungan semakin besar untuk Mario Monty, mantan komisioner Eropa, untuk menggantikan Perdana Menteri Silvio Berlusconi secepatnya Senin.
Papademos harus segera meratifikasi angsuran pinjaman berikutnya yang dibutuhkan Yunani untuk menghindari default, dan menyetujui bailout kedua sebesar 117 miliar euro. Papademos menyerukan kesatuan dan berjanji kerja sama antar partao agar Yunani tetap di zona euro.
Di Italia, parlemen harus menyetujui paket pengetatan dalam beberapa hari ke depan. Tapi ekspestasi ekonom senior Mario Monti akan memimpin pemerintahan interim setelah Silvio Berlusconi lenger, memberi angin segar. Monti, 68, rektor Bocconi University, pernah memimpin Komisioner bidang persaingan usaha di Komisi Eropa. Berlusconi pun menyatakan siap mendukung Monti.
Pertanyaannya kini, di kedua negara, apakah teknokrat mampu memecahkan masalah setelah pemimpin terpilih gagal. Pernyataan lainnya adalah, apakah tekanan dari Uni Eropa ditambah dengan hukuman dari pasar keuangan akan cukup untuk mematahkan budaya patronasi yang disebut para ahli sebagai biang keladi ekonomi lesu dan krisis finansial.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- G-8 belum mampu yakinkan pasar
- Jepang mulai optimis dengan prospek ekonomi
- Yunani harus gelar pemilu ulang
- Euro, cacat sejak lahir
- Pejabat Eropa bersiap kemungkinan keluarnya Yunani dari euro
- Krisis perbankan, dilema Spanyol
- Meski surplus bertambah, ekspor & impor China melambat
- Jerman ke Yunani: Langgar aturan, tak ada bantuan
- Perancis & Yunani picu era ketidakpastian baru
- Yunani berisiko keluar dari euro?
- Draghi tetap buka ruang tindakan bila diperlukan
- ECB coba bertahan di tengah tekanan
- Manufaktur China membaik, indikasi pemulihan
- RBA pangkas rate 50 bps
- Spanyol dalam jeratan resesi



