Yen rally berkat pembelian eksportir
Jakarta, Strategydesk - Yen rally, tidak hanya terhadap dollar, tapi juga euro dan sterling, berkat pembelian akhir bulan oleh para eksportir.
Perusahaan Jepang memanfaatkan pelemahan yen beberapa hari yang lama untuk merepatriasi dana mereka. Yen sempat melemah sampai 78,29 per dollar Rabu lalu karena data perdagangan yang memperlihatkan Jepang mencatat defisit untuk pertama kalinya sejak 1980. Langkah perusahaan itu diikuti oleh hedge fund.
Tapi yen rebound setelah the Fed mengumumkan proyeksi suku bunga rendah kemungkinan diberlakukan sampai 2014. Dollar terjungkal setelah the Fed membuat kejutan dengan memperpanjang masa rate nol persen sampai tiga tahun lagi, sembari mengindikasikan peluang stimulus lanjutan terbuka.
Yen tetap menguat meski Perdana Menteri Yoshihiko Noda mengatakan ia berharap bank sentral mengambil langkah tegas untuk mengatasi apresiasi yen. Pada jam 15:45 WIB, yen diperdagangkan di 77,09 per dollar, menguat dari 77,44. Mata uang Jepang itu sempat menguat hingga 76,88 hari ini. Terhadap euro, yen menguat ke 101,01 per euro dari 101,51. Dengan sterling, yen menguat ke 121,05 per pound dari 121,50.
Para analis memperkirakan dollar tidak akan tertekan selamanya, paling tidak terhadap euro. Mereka melihat masalah Eropa yang belum tuntas akan kembali mengemuka cepat atau lambat. Alhasil, selama Eropa berantakan, dollar tetap menjadi pilihan.
Yunani masih menjadi faktor yang sewaktu-waktu dapat memukul euro, bila ada perkembangan negatif. Media setempat melaporkan para kreditor kemungkinan bersedia menerima yield 3,75% atas obligasi baru setelah Uni Eropa menolak tuntutan 4%.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Sterling anjlok, dihantam BOE Minutes
- BOJ tambah QE, yen anjlok
- Sterling rentan jelang keputusan BOE
- Data perdagangan angkat aussie
- Yen rally berkat pembelian eksportir
- Jepang defisit, yen jatuh
- EUR/USD flat setelah sesi Asia
- Data China bagus, aussie melambung
- Sterling ikut merana karena downgrade Eropa
- Euro rebound, masih bearish
- Data buruk, yen justru menguat
- Sentimen membaik, sterling rebound
- Wafatnya Kim Jong-il angkat dollar
- Rilisan Data Ekonomi 12 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 09 Desember 2011



