Wall Street mixed, laju regional tertahan
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei kemarin berhasil menguat berkat pembelian investor jangka pendek setelah indeks tersungkur pada perdagangan sebelumnya. Kendati menguat, laju indeks belum sepenuhnya pulih karena kecemasan akan krisis utang Eropa dan situasi Korut pasca meninggalnya Kim Jong Il yang dapat menganggu stabilitas politik. Indeks Nikkei ditutup menguat 123,50 poin, atau 1,48% di 8.459,98.
Indeks Nikkei cenderung bergerak dalam range trading 8.400-8.500 kali ini Pembelian bisa berlanjut dari dana pensiun lokal juga mengangkat indeks, meski pelaku pasar tidak yakin indeks akan mampu bergerak di atas range saat ini dalam beberapa minggu depan, mengingat kecemasan soal krisis utang Eropa. Selain itu, transaksi perdagangan diperkirakan juga lesu menjelang liburan Natal dan akhir tahun.
Rekomendasi
Kospi
Indeks Kospi rebound kemarin, setelah tersungkur ke level terendah dalam empat minggu terakhir kemarin, karena kelegaan kematian Kim tidak memicu destabilisasi politik di Korut. Namun, kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa masih menyelimuti investor, yang menghambat laju pasar. Indeks Kospi ditutup melonjak 55,35 poin, atau 3,09% di 1.848,41.
Penguatan yang dialami bursa Kospi kali ini mulai tertahan setelah bursa saham AS berakhir flat. Sementara itu, keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) yang memberikan pinjaman ke bank-bank Eropa untuk mendorong kepercayaan terhadap utang Eropa ternyata gagal. Saham-saham sektor teknologi kemungkinan mengalami tekanan setelah saham Oracle Corp melaporkan proyeksi laba yang dibawah ekspektasi.
Rekomendasi
Hang Seng
Indeks Hang Seng berakhir menguat kemarin, mengikuti laju Wall Street dan regional, berkat data ekonomi AS. Meski pasar mencatat awal yang baik, penguatannya terpangkas karena kejatuhan indeks Shanghai. Kecemasan yang masih melanda pasar terhadap krisis utang Eropa membuat pembelian aktif hanya sementara waktu saja. Indeks Hang Seng ditutup menguat 336,25, atau 1,86% ke posisi 18.416,45.
Bursa saham AS berakhir mixed, indeks Dow Jone dan S&P menguat tapi Nasdaq turun. Penguatan disumbangkan dari saham-saham energy dan consumer. Sedangkan merosotnya Nasdaq tidak lepas dari perolehan laba yang dibawah prediksi. Faktor lainnya kegagalan ECB yang melakukan operasi pasar melalui memberikan pinjaman lunak ke bank-bank Eropa tidak memberi banyak pengaruhnya. Indeks Hang Seng kini menguat terbatas.
Rekomendasi
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



