Wall Street mixed, laju regional tertahan
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei berakhir di zona hijau Jumat lalu, mencatat minggu terbaiknya dalam dua tahun terakhir, meski sentimen masih rapuh di tengah ketidakpastian soal Eropa. Setelah rally karena langkah terkoordinasi enam bank sentral membantu likuiditas di pasar keuangan, laju indeks Nikkei tertahan, pergerakan selanjutnya tergantung perkembangan di Eropa. Indeks Nikkei ditutup menguat 46,37 poin, atau 0,54% di 8.643,75.
Indeks Nikkei terancam aksi ambil setelah menguat tajam pekan lalu sebesar 6%. Even penting yang menjadi fokus kali ini pertemuan petinggi Uni Eropa guna membahas permasalahan krisis yang tengah melanda benua itu, bila tidak ada sesuatu yang dapat langkah kongrit bisa menekan kembali sentimen. Saham keuangan AS Jumat lalu berhasil menguat tajam, diharapkan memberi support terhadap saham terkait di Jepang kali ini.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi berakhir flat akhir pekan lalu setelah mencatat penguatan tajam di sesi sebelumnya, karena investor enggan bertransaksi menjelang data ketenagakerjaan AS dan di tengah minimnya perkembangan dari Eropa. Meski sentimen masih positif, absennya katalis baru membuat pasar rehat. Indeks Kospi ditutup turun tipis 0,14 poin, atau 0,01% di 1.916,04.
Indeks Kospi kemungkinan akan bergerak terbatas kali ini setelah berhasil mencatat menguat hampir 8% sepanjang minggu lalu. Bila pun ada penguatan kali ini itu karena kabar baik dari data AS Jumat lalu, termasuk angka pengangguran yang turun 8,6%. Tapi pelaku pasar kini coba berhati-hati untuk ke bursa, karena kecemasan jelang pertemuan Uni Eropa Jumat mendatang.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng berhasil ditutup menguat setelah diawal pembukaan perdagangan Jumat lalu sempat melemah. Indeks berhasil menyentuh level tertingginya untuk pertama kali dalam perdagangan mingguan. Meski menguat, laju indeks sebenarnya tertahan karena sikap investor yang berhati-hati jelang data payroll. Indeks Hang Seng ditutup naik 38,13 poin, atau 0,20%, di 19.040,39, dimana indeks minggu kemarin telah menguat 7,64%.
Indeks Hang Seng dalam perdagangan kali ini cenderung flat, meski ada dorongan untuk kembali menguat pasca data AS yang cukup baik dari prediksi. Penguatan yang dicatat pekan lalu yang tajam dikhawatirkan akan adanya profit taking sembari menantikan perkemban baru di Eropa.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



