UE capai kesepakatan penuh
Jakarta, Strategydesk - Para pemimpin Eropa akhirnya mencapai kesepakatan penuh pada Kamis pagi mengatasi krisis utang setelah melewati kebuntuan dalam pembahasan restrukturisasi utang Yunani. Mereka sepakat untuk mengurangi beban utang Yunani dan menyediakan bantuan tambahan.
Setelah pertemuan marathon, Presiden Uni Eropa Herman Van Rompuy mengatakan kesepakatan itu akan mengurangi beban utang Yunani menjadi 120% PDB pada 2020. Dalam kondisi saat ini, utangnya bisa naik ke 180%. Secara nomimal, pemotongan itu berjumlah 100 miliar euro. Van Rompuy juga mengatakan zona euro dan IMF akan memberi Yunani tambahan bantuan sebesar 100 miliar euro.
Para pemimpin akhirnya berhasil membujuk kreditor Yunani untuk menerima hair cut sebesar 50%. Penghapusan sebagian utang Yunani ini merupakan bagian dari janji para pemimpin Eropa. Awalnya, investor menyetujui pemotongan sebesar 21% sebagai bagian bailout kedua yang disepakat pada pertemuan Juli lalu. Tapi situasi ekonomi semakin buruk.
Para pemimpin bahkan sempat meminta 60%, sedangkan investor hanya mau 40%. Isu restrukturisasi utang Yunani adalah elemen yang paling akhir disepakati. Masalah bagaimana mengurangi utang Yunani menjadi isu paling rumit dalam upaya Eropa menghasilkan paket komplit atasi krisis utang.
Para pemimpin bekerja hingga larut malam untuk memecahkan kebuntuan dan berhasil mencapai perkembangan dalam negosiasi. Mereka mencapai kesepakatan soal rencana rekapitalisasi bank dan penambahan dana talangan (EFSF).
Mereka memutuskan untuk menambah dana EFSF hingga 1 triliun euro dan menginstruksikan bank Eropa untuk menambah modal sebesar 106 miliar euro. Selain itu, perbankan akan dituntut untuk punya rasio modal (CAR) 9%.
Penambahan EFSF itu dilakukan untuk melindungi ekonomi besar seperti Italia dan Spanyol. Dana EFSF, yang awalnya 440 miliar euro itu, sudah digunakan untuk mem-bailout Yunani, Portugal dan Irlandia, menyisakan sekitar 290 miliar euro. Para pemimpin berharap penambahan itu cukup untuk mencegah memburuknya masalah utang di Italia dan Spanyol.
Ada dua cara yang dipertimbangkan dalam menggunakan EFSF, pertama dengan menawarkan asuransi, atau jaminan, kepada pembeli surat utang di pasar primer. Kedua, melalui unit investasi khusus yang dibentuk dalam beberapa minggu ke depan dan ditujukan untuk menarik investasi dari China dan Brazil. Kedua metode itu bisa saja digabungkan untuk menambah fleksibilitas.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- G-8 belum mampu yakinkan pasar
- Jepang mulai optimis dengan prospek ekonomi
- Yunani harus gelar pemilu ulang
- Euro, cacat sejak lahir
- Pejabat Eropa bersiap kemungkinan keluarnya Yunani dari euro
- Krisis perbankan, dilema Spanyol
- Meski surplus bertambah, ekspor & impor China melambat
- Jerman ke Yunani: Langgar aturan, tak ada bantuan
- Perancis & Yunani picu era ketidakpastian baru
- Yunani berisiko keluar dari euro?
- Draghi tetap buka ruang tindakan bila diperlukan
- ECB coba bertahan di tengah tekanan
- Manufaktur China membaik, indikasi pemulihan
- RBA pangkas rate 50 bps
- Spanyol dalam jeratan resesi



