Tumbuh 6,5%, ekonomi Indonesia stabil
Jakarta, Strategydesk - Pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap stabil selama kuartal keempat tahun lalu berkat konsumsi domestik dan investasi modal, yang berhasil menutupi efek perlambatan ekonomi global karena krisis utang Eropa.
BPS hari ini mengumuman Produk Domestik Bruto (PDB) tumbuh 6,5% selama kuartal keempat 2011 dari periode sama tahun lalu. Angka itu sama dengan prediksi analis dan pertumbuhan di kuartal ketiga 2011. Tapi secara per kuartal, PDB selama periode Oktober-Desember kontraksi 1,3% dari kuartal ketiga, ketika tumbuh 3,5%.
Selama 2011, ekonomi terbesar Asia Tenggara tumbuh 6,5% lebih pesat dari 2010 yang 6,1%. Kinerja ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu ekonomi terpesat di kawasan, yang menambah daya tarik di mata investor internasional.
Dengan penduduk yang mencapai 240 juta, Indonesia punya keunggulan dengan tingkat konsumsinya sebagai mesin pertumbuhan. Hal ini dianggap sebagai kekuatan penting di tengah prospek ekonomi global yang penuh ketidakpastian, dibandingkan negara seperti Filipina atau Singapura yang mashi mengandalkan ekspor.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- G-8 belum mampu yakinkan pasar
- Jepang mulai optimis dengan prospek ekonomi
- Yunani harus gelar pemilu ulang
- Euro, cacat sejak lahir
- Pejabat Eropa bersiap kemungkinan keluarnya Yunani dari euro
- Krisis perbankan, dilema Spanyol
- Meski surplus bertambah, ekspor & impor China melambat
- Jerman ke Yunani: Langgar aturan, tak ada bantuan
- Perancis & Yunani picu era ketidakpastian baru
- Yunani berisiko keluar dari euro?
- Draghi tetap buka ruang tindakan bila diperlukan
- ECB coba bertahan di tengah tekanan
- Manufaktur China membaik, indikasi pemulihan
- RBA pangkas rate 50 bps
- Spanyol dalam jeratan resesi



