Tren emas masih bullish
Jakarta, Strategydesk - Emas masih dalam tren penguatannya, baik secara fundamental maupun teknikal. Secara fundamental, emas didukung oleh tingginya permintaan investasi karena kecemasan mengenai pemulihan ekonomi global.
Dalam perdagangan hari ini, emas bergerak mendekati rekor tertingginya yang dicapai minggu lalu. Faktor utama penguatannya adalah kekhawatiran mengenai tingkat pemulihan ekonomi global, menyusul serangkaian data ekonomi AS yang mengecewakan.
Pada jam 17:00 WIB, emas untuk pengiriman Agustus naik $2,20 ke $1.258,10 per ons.Kecemasan mengenai krisis fiskal Eropa juga masih menyelimuti pasar, meski para pemimpin G-20 sepakat untuk mengurangi defisit dan utang dalam beberapa tahun ke depan. Kurang detilnya dan belum adanya langkah kongkrit membuat pernyataan tersebut tidak banyak berpengaruh ke pasar.
Seiring perkembangan ekonomi dan finansial global, yang mulai masih diliputi ketidakpastian, emas punya peran yang dijadikan alasan oleh orang untuk memburunya, antara lain lindung nilai, dan safe haven.
Sebagai aset yang dianggap safe haven, kekhawatiran mengenai prospek ekonomi kadang bisa berpengaruh positif ke emas. Sentimen terhadap emas masih tetap positif, krisis finansial mengubah perilaku investor, di mana mereka kini lebih memilih aset yang lebih aman. Krisis fiskal yang sedang terjadi saat ini, memperkuat pilihan mereka ke emas.
Apalagi bila terjadi kejatuhan dollar, yang akan cenderung dimanfaatkan oleh orang untuk memburu emas. Melemahnya dollar membuat harga komoditas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain. Di tambah dengan rendahnya suku bunga di seluruh dunia, emas menjadi pilihan investasi populer.
Secara teknikal, emas juga masih terlihat bullish. Emas terindikasi membentuk three white soldiers, setelah ada dua long white candle. Harga masih bergerak di atas moving average (10,30,60). Stochastic (7,5,5) berpotensi membentuk golden cross. RSI (14) masih bergerak di atas 50, level yang menandakan dorongan beli. MACD (9,14,9) masih menjelajah area positif, menegaskan tren bullish. Namun, ADX (9) bergerak di bawah 40, yang berarti tren kenaikan lemah. Kenaikan indikator ini ke atas level itu, memperkuat momentum bullish.
Harga saat ini berusaha mendekati rekor tertingginya $1.264,85. Bila berhasil target selanjutnya adalah $1.270. Bila gagal, harga akan menuju ke support $1.250

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Minyak masih tren bearish jangka pendek
- Masalah Yunani mencuat, emas terkoreksi
- Minyak masih melemah
- Fokus ke payroll, minyak konsolidasi
- Minyak uji support 97.50
- Manufaktur global membaik, emas ikut terangkat.
- Dampak negatif data AS tekan minyak
- Emas masih stabil, Fokus Yunani
- Bullish minyak tertahan voting Iran
- Aksi profit taking hentikan kenaikan emas
- Minyak berpotensi fluktuasi
- Pasca rally, emas terkoreksi, fokus Yunani
- Minyak terjebak range sempit
- Kebijakan The Fed dongkrak harga emas
- Minyak ditopang pernyataan Bernanke



