Tips Berinvestasi Dalam Perdagangan Berjangka
Tanggal July 09, 2008 / 9:09 am. Oleh: I Gede Raka Tantra
Apakah anda cocok melakukan investasi dalam Perdagangan Berjangka Komoditi ( PBK ) atau apakah anda ingin menjadi Investor yang sukses dalam PBK ? Semua orang yang terlibat didalam bisnis PBK ini ingin selalu sukses. Selanjutnya timbul pertanyaan lagi yakni : Bagaimana caranya agar kita sukses dalam PBK? Untuk menjawab pertanyaan ini amat sulit. Tidak ada buku yang dapat mengajarkan kepada kita bagaimana caranya agar kita selalu untung dalam melakukan transaksi dalam PBK. Juga tidak ada buku yang mengajarkan untuk membuat keputusan kapan kita melakukan transaksi dan kapan kita tidak melukukan transaksi. Untuk keputusan kapan kita melakukan atau tidak melakukan transaksi harus dilakukan oleh diri kita masing-masing.
Sebagian besar orang berpikir bahwa PBK hanya cocok bagi Investor yang Khusus. Pendapat ini memang ada benarnya, karena PBK tidak cocok untuk setiap orang Akan tetapi masih ada orang yang menjadi Spekulator dengan memiliki potensi yang membuat mereka sukses dalam pasar komoditi.
Selain itu sebagian besar masyarakat berpikir bahwa PBK begitu ruwet dan sulit untuk dimengerti,serta pengetahuan mengenai mekanisme pasar dalam melakukan transaksi tidak semuanya tepat.
Untuk bisa menjadi seorang Spekulator yang profesional, maka perlu dipertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
1. Tujuan Anda Melakukan Investasi.
2. Sikap Anda Terhadap Risiko.
3. Memiliki Risk Capital
4. Memiliki Disiplin Yang Tinggi.
5. Pengetahuan Yang Dimiliki Dibidang PBK.
6. Masa Yang Akan Datang.
Tujuan Anda Melakukan Investasi :
Sebelum anda memutuskan satu hal, anda harus menanyakan diri anda sendiri mengenai apa goal yang anda inginkan dan memikirkan kemana anda mau pergi. Untuk menjawab bagaimana agar bisa sampai disana adalah sangat sulit.
Anda bisa melihat ada beberapa kesempatan untuk melakukan investasi dari membuka Rekening untuk Tabungan,membeli saham,membeli barang antik,Real estate, dan lain-lainnya. Untuk itu anda dapat memutuskan mana yang anda pilih atau butuhkan agar dapat memuaskan anda. Jika kita melihat berbagai persaingan investasi, maka kita harus berhati-hati dimana masing-masing investasi tersebut mempunyai keuntungan dan kerugian dalam kaitannya dengan keselamatan dan pertumbuhan equity ( dana atau kekayaan ) anda.Jika ada beberapa kebijakan ekonomi yang tidak menguntungkan terjadi secara tidak terduga, maka menabung di Bank adalah tempat yang layak dan aman untuk menyimpan dana yang anda miliki. Akan tetapi anda juga harus memikirkan bagaimana dengan biaya investasi anda mengingat adanya inflasi yang berkelanjutan.
Melakukan investasi dalam Real-estate cendrung memberikan keuntungan yang cukup baik atas investasi anda. Akan tetapi Real-estate tidak selikuid dengan melakukan investasi di Saham. Bagaimana dengan membeli perak dan emas batangan(lantakan) atau menyimpan kekayaan anda dalam mata uang yang kuat/ stabil misalnya mata uang dollar Amerika atau Swiss-francs. Semuanya itu hanya beberapa pertimbangan dimana seorang investor wajib melakukan hal ini.
Perdagangan Berjangka Komoditi juga menawarkan satu keuntungan (atau kerugian tergantung bagaimana anda melihatnya) dengan adanya leverage.
Kenapa orang-orang melakukan transaksi dalam Perdagangan Berjangka Komoditi? Pertanyaan ini wajar-wajar saja.
Untuk itu jawabannya sederhana saja yakni : “ karena anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar, keuntungan yang besar bagi mereka yang baru mulai melaksanakan transaksi dengan jumlah uang yang relative kecil. Jadi sumber keuntungan yang potensiil tersebut dalam Perdagangan Berjangka Komoditi adalah adanya leverage.
Leverage adalah merupakan kunci untuk mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari Perdagangan Berjangka Komoditi. Inilah faktor tunggal yang paling penting yang memberikan kesempatan kepada para trader untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar atas uang yang diinvestasikan secara relative kecil. Sebaliknya ini pula yang menyebabkan kenapa mayoritas trader akhirnya menderita kerugian sehingga uang/ capital yang dipergunakan ludes.
Untuk mengetahui kehebatan leverage tersebut, maka kita akan membandingkan pembelian Stock dengan investasi didalam Perdagangan Berjangka dengan leverage yang tinggi dimana seorang trader mempunyai posisi beli Kontrak Berjangka.
Dalam kedua contoh ini,kita asumsikan bahwa seorang trader mempunyai $1,000.00 risk capital. Pertama-tama marilah dilihat Investor stock tersebut yang membeli 100 saham dari penjualan Common Stock seharga $10.00/saham dan untuk sementara kita abaikan biaya komisi. Jika harga Stock setelah itu naik 10% sehingga menjadi $11.00/saham,maka 100 saham tersebut mempunyai nilai pasar $1,100.00 dan persentase keuntungan akan sama dengan persentase kenaikan nilai saham yakni sebesar 10%.($1,100 - $1,000/$1,000 x 100%)
Akan tetapi bila kita pergunakan uang yang sama yakni $1,000.00 sebagai margin untuk membeli Kontrak Berjangka, dan nilai pasarnya meningkat sejumlah yang sama yakni 10%, maka hasilnya akan menjadi jauh berbeda.
Marilah kita assumsikan bahwa anda membeli satu Kontrak Berjangka Berjangka Cocoa ( 1 kontrak = 5000 kg ) dari penjualan seharga $5.00/kg dan anda mempergunakan $1,000.00 untuk membayar margin ( Initial margin ) sebesar 4% dari total nilai Kontrak. Dengan uang sebesar $1,000.00, sekarang anda dapat mengelola suatu asset ( Kontrak Berjangka Cocoa) yang sizenya berdasarkan Standar Kontrak Berjangka sebesar 5000 kg yang bernilai $ 25,000.00 ( 5,000 kg x $5.00), dimana anda hanya menempatkan initial margin sebesar 4% dari total nilai komoditi yang anda kelola yakni sebesar : 4/100 x $25,000 = $1,000. Hal ini adalah merupakan suatu keadaan dimana leverage dari transaksi Kontrak Berjangka sangat tinggi.
Apa yang akan terjadi apabila harga Cocoa meningkat ?
Jika kita assumsikan harga Cocoa meningkat yang besarnya sama 10% seperti yang terjadi di pasar Stock, maka harga Cocoa meningkat dari $5.00/kg menjadi $5.50/kg sehingga total nilai kontrak sekarang menjadi : 5,000kg x $5.50 = $27,500.00 yang sebelumnya hanya $25,000.00. Jadi nilai Assetnya meningkat dari $25,000.00 ke $27,500, yakni sebesar $2,500.00. Jadi meningkat 10% ( $2,500/$25,000 x 100% ). Akan tetapi equity awalnya telah meningkat dari $1,000 menjadi $2,500, yakni meningkat sebesar $1,500 yang menggambarkan peningkatan sebesar 150% ( $1,500/$1,000 x 100% ).
Inilah sebabnya kenapa Spekulator ikut mengambil bagian dalam Perdagangan Kontrak Berjangka, karena para Spekulator hanya menempatkan sejumlah prosentase yang kecil dari total nilai kontraknya
Dengan adanya leverage dalam Perdagangan Berjangka, maka dengan dana yang relatif kecil bisa mendapatkan keuntungan yang besar jika perhitungan mengenai perkiraan harga yang anda lakukan benar/tepat atau sebaliknya anda akan menderita kerugian yang sangat besar bila
perhitungan perkiraan harga yang anda lakukan salah. Inilah keuntungan tunggal dari Perdagangan Berjangka yang anda dapatkan.
Sikap Anda Terhadap Risiko :
Jika anda tidak suka mengambil risiko, maka jangan menjadi Spekulator dalam PBK karena anda akan menjadi Spekulator yang tidak sukses. Bagaimana para Spekulator ( Risk Taker) melakukan transaksi dalam PBK,hal ini adalah merupakan seni bertransaksi terhadap risiko yang diambilnya secara bijaksana dalam mengejar keuntungan. Pengetahuan bagaimana cara Spekulator melakukan “taking risk†adalah suatu yang sulit dilakukan apalagi menjadi akhlinya. Hal ini perlu adanya pengalaman yang panjang. Kebanyakan dari mereka sedikit pengetahuannya tentang bagaimana cara untuk mengambil risiko. Kebanyakan dari mereka menginginkan sesuatu yang pasti dan hasilnya dapat diperkirakan sebelum mereka bersedia ikut serta mengambil kesempatan.
Harus diingat bahwa dimana tidak ada risiko,maka disana tidak ada kesempatan. Sesungguhnya dalam PBK kesempatan setimpal dengan risiko yang dihadapi. Mengetahui risiko yang ada, maka Spekulator yang berpengalaman dalam bidang komoditi akan menunggu sampai dia menemukan sesuatu yang meyakinkan, kemudian memprosesnya dengan membuat suatu keputusan apakah membeli atau menjual.
Perbedaan pola pikir dari mereka yang menghindari risiko dengan mereka yang mengambil risiko adalah : Risk Taker mengakui kemungkinan bahwa dia akan gagal sedangkan Hedger (Transfer of Risk) tidak. Oleh karena itu Risk Taker merencanakan untuk membatasi kerugian yang akan dideritanya. Jika perhitungan mereka terbukti salah mengenai pergerakan Pasar Berjangka,maka mereka segera membatasi kerugian mereka dengan cara mengoffset posisinya. Apabila mereka mengalami kerugian berkali-kali dari transaksi yang mereka lakukan mereka tetap menerima kerugian tersebut dan mereka keluar pasar untuk sementara waktu dalam rangka menenangkan mental mereka dan setelah itu kembali mengambil posisi dalam kerangka perhitungan yang benar. Mereka punya sikap terhadap risiko yang dihadapinya.
Memiliki Risk Capital :
Dalam hal ini tentang bagaimana sikap anda terhadap risiko yang anda hadapi, akan dipengaruhi oleh sikap anda terhadap uang yang anda pergunakan dalam melakukan transaksi Kontrak Berjangka. Untuk melakukan transaksi dalam PBK, anda harus mempunyai Risk Capital. Risk Capital adalah bukan uang yang diperlukan untuk membeli keperluan anda sehari-hari,juga bukan uang yang anda butuhkan untuk membayar pendidikan anak-anak anda. Risk Capital adalah uang yang anda bisa sediakan untuk membayar kerugian yang anda derita. Sikap anda terhadap uang yang anda pergunakan untuk transaksi akan mempengaruhi cara anda untuk bertransaksi. Spekulator yang berpengalaman mengetahui perbedaan antara risk Capital dengan uang yang dibutuhkan untuk biaya sehari-hari. Risk Capital dan Biaya sehari-hari tidak pernah bisa menjadi substitusi antara yang satu dengan yang lainnya.
Memiliki Disiplin Yang Tinggi :
Para Spekulator yang mengharapkan berhasil dalam melakukan transaksi PBK,wajib menggunakan disiplin yang tinggi atas semua aktifitas transaksi yang dilakukannya. Mereka harus bijaksana dalam memilih komoditi yang akan ditransaksikannya serta tidak boleh melakukan transaksi yang berlebihan. Mereka wajib mengetahui biaya-biaya komisi dan kerugian-kerugian yang dialaminya dan risiko ini tidak boleh lebih daripada porsi yang sudah ditetapkannya dari total Capital yang dipergunakan untuk transaksi terhadap posisi tunggalnya. Jadi secara idealnya mereka harus mempunyai suatu rencana transaksi yang mencakup tekhnik pengelolaan Capital dan mereka akan tetap pada rencananya sampai rencana tersebut tidak sesuai dengan kondisi pasar dan diganti dengan methode lainnya yang lebih sesuai.
Mereka akan mengetahui apakah mereka akan berisiko apabila masuk pasar dan juga mengetahui apakah keuntungan obyektifnya akan tercapai. Apakah pasar tersebut selanjutnya bergerak secara lebih mengesankan dari pada yang mereka perkirakan. Disamping itu mereka akan menggunakan Stops Order untuk keluar pasar. Mereka tidak akan pernah memindahkan Stops Ordernya tersebut dari besarnya tingkat kerugian yang telah mereka tetapkan (dalam rangka melindungi dirinya dari risiko yang lebih besar dari tingkat kerugian yang telah mereka tetapkan). Trader yang disiplin mengetahui bahwa kerugian dalam transaksi Kontrak Berjangka tidak dapat dielakan.Dengan pengetahuan yang mereka miliki, para Spekulator terlebih dahulu menentukan seberapa besar tingkat kerugian yang dapat mereka serap sebelum mereka rugi lebih banyak lagi. Untuk itu mereka menggunakan Stop Loss Order secara seksama jika mereka masuk pasar.Selanjutnya mereka mengikuti pergerakan pasar secara dekat dengan memperhatikan Charts ( Trend Harga ) serta Technical Indicator. Semboyan mereka adalah : “Jangan melawan arah Trend dan jadikan Trends tersebut sebagai teman andaâ€Â. Mereka tahu bagaimana membaca keadaan pasar serta mengikutinya dan jangan sampai melawannya. Para Spekulator yang sukses adalah mengawinkan disiplin yang tinggi dengan proses berpikir secara intuisi. Mereka harus melarikan diri jika sudah kalah dan selanjutnya memprediksi kembali harga yang sedang berjalan ( current price) yang diikuti dengan mengambil posisi yang baru berdasarkan arah Trends harga. Para Spekulator yang telah sukses adalah mereka yang menerapkan disiplin yang tinggi dan kosisten dalam melakukan transaksi. Hal inilah yang mengantarkan mereka memperoleh keuntungan sepanjang waktu.
Pengetahuan Yang Dimiliki Dibidang PBK :
Para Spekulator wajib memiliki pengetahuan yang konperhensif mengenai komoditi yang mereka transaksikan serta mekanisme dalam melakukan transaksi. Dalam melakukan transaksi para Spekulator yang mengalami kerugian, sebagian besar disebabkan karena mereka tidak tahu apa yang mereka telah lakukan.Media elektronik, Koran dan lain-lainnya dapat menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk melaksnakan transaksi komoditi dan ada yang lebih banyak lagi yang bisa anda pelajari. Jika anda melakukan transaksi komoditi pertanian,maka pelajarilah pengaruh musim terhadap harga komoditi pertanian.Banyak komoditi pertanian hasil panennya melekat dengan suatu pola musim. Hal ini menyebabkan hasil panen dari komoditi tersebut tergantung dari musim dan hal ini mempengaruhi jumlah supplynya. Sebagai contoh : Kopi, Beras dan Cacao hasilnya dipengaruhi oleh pola musim. Pertanyaan yang harus anda jawab adalah : “ Apakah anda tahu kapan komoditi yang anda transaksikan tersebut dipanen†? dan Bagaimana pengaruh berbagai kondisi iklim terhadap tanaman yang anda transaksikan ?
Masa Yang Akan Datang :
Beberapa tahun yang silam, para Investor didalam perdagangan saham telah mempertimbangkan bahwa mereka tidak akan meninggalkan pasar saham untuk melakukan spekulasi di Perdagangan Berjangka Komoditi. Akan tetapi apa yang terjadi saat ini, dengan adanya ketidak pastian dalam ekonomi, diluarnegeri banyak para Investor dipasar saham yang menemukan bahwa mereka lebih senang melakukan Investasi di Bursa Berjangka Komoditi. Bursa Berjangka Komoditi telah menarik para Investor yang melakukan spekulasi secara signifikan. Hal ini disebabkan pembayaran margin berdasarkan leverage,sehingga memberikan kesempatan kepada para Spekulator untuk memperoleh keuntungan. Disamping itu para spekulator yang baru dalam PBK secara cepat menyesuaikan persyaratan-persyaratan yang dibuat oleh Pasar-Pasar yang berkompetisi.
Tetapi apakah Perdagangan Berjangka Komoditi cocok untuk Anda ?
Dalam hal ini sekali lagi keputusannya ada ditangan Anda. Kita sudah menyampaikan secara garis besarnya mengenai jebakan-jebakan atau ranjau-ranjaunya yang harus Anda hindari dan beberapa keuntungan yang Anda peroleh dari Perdagangan Berjangka dengan suatu penekanan khusus atas strategi yang dibuat untuk membantu Anda memperoleh keuntungan.
Harapan kita bahwa beberapa petunjuk ini akan berguna dalam membantu Anda untuk memutuskan “ Apakah Anda cocok melakukan Investasi atau spekulasi dalam Perdagangan Berjangka Komoditi “
Dalam menjawab pertanyaan ini tentu saja untuk beberapa orang PBK mungkin menjadi tidak tepat sedang yang lainnya akan menemukan PBK tempat melakukan spekulasi yang ideal.
Karena kita hidup dalam keadaan yang tidak menentu,Perdagangan Berjangka Kooditi yang sekarang mungkin tidak berkurang peranannya dalam perekonomian. Disamping itu karena adanya kesempatan dalam PBK,para Investor akan mengatakan kepada Anda sebagai berikut : “Komoditi adalah barang yang nyata, barang-barang keperluan hidup sehari-hari dan uang yang sifatnya nyataâ€Â.
Apakah anda cocok melakukan investasi dalam Perdagangan Berjangka Komoditi ( PBK ) atau apakah anda ingin menjadi Investor yang sukses dalam PBK ? Semua orang yang terlibat didalam bisnis PBK ini ingin selalu sukses. Selanjutnya timbul pertanyaan lagi yakni : Bagaimana caranya agar kita sukses dalam PBK? Untuk menjawab pertanyaan ini amat sulit. Tidak ada buku yang dapat mengajarkan kepada kita bagaimana caranya agar kita selalu untung dalam melakukan transaksi dalam PBK. Juga tidak ada buku yang mengajarkan untuk membuat keputusan kapan kita melakukan transaksi dan kapan kita tidak melukukan transaksi. Untuk keputusan kapan kita melakukan atau tidak melakukan transaksi harus dilakukan oleh diri kita masing-masing.
Sebagian besar orang berpikir bahwa PBK hanya cocok bagi Investor yang Khusus. Pendapat ini memang ada benarnya, karena PBK tidak cocok untuk setiap orang Akan tetapi masih ada orang yang menjadi Spekulator dengan memiliki potensi yang membuat mereka sukses dalam pasar komoditi.
Selain itu sebagian besar masyarakat berpikir bahwa PBK begitu ruwet dan sulit untuk dimengerti,serta pengetahuan mengenai mekanisme pasar dalam melakukan transaksi tidak semuanya tepat.
Untuk bisa menjadi seorang Spekulator yang profesional, maka perlu dipertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
1. Tujuan Anda Melakukan Investasi.
2. Sikap Anda Terhadap Risiko.
3. Memiliki Risk Capital
4. Memiliki Disiplin Yang Tinggi.
5. Pengetahuan Yang Dimiliki Dibidang PBK.
6. Masa Yang Akan Datang.
Tujuan Anda Melakukan Investasi :
Sebelum anda memutuskan satu hal, anda harus menanyakan diri anda sendiri mengenai apa goal yang anda inginkan dan memikirkan kemana anda mau pergi. Untuk menjawab bagaimana agar bisa sampai disana adalah sangat sulit.
Anda bisa melihat ada beberapa kesempatan untuk melakukan investasi dari membuka Rekening untuk Tabungan,membeli saham,membeli barang antik,Real estate, dan lain-lainnya. Untuk itu anda dapat memutuskan mana yang anda pilih atau butuhkan agar dapat memuaskan anda. Jika kita melihat berbagai persaingan investasi, maka kita harus berhati-hati dimana masing-masing investasi tersebut mempunyai keuntungan dan kerugian dalam kaitannya dengan keselamatan dan pertumbuhan equity ( dana atau kekayaan ) anda.Jika ada beberapa kebijakan ekonomi yang tidak menguntungkan terjadi secara tidak terduga, maka menabung di Bank adalah tempat yang layak dan aman untuk menyimpan dana yang anda miliki. Akan tetapi anda juga harus memikirkan bagaimana dengan biaya investasi anda mengingat adanya inflasi yang berkelanjutan.
Melakukan investasi dalam Real-estate cendrung memberikan keuntungan yang cukup baik atas investasi anda. Akan tetapi Real-estate tidak selikuid dengan melakukan investasi di Saham. Bagaimana dengan membeli perak dan emas batangan(lantakan) atau menyimpan kekayaan anda dalam mata uang yang kuat/ stabil misalnya mata uang dollar Amerika atau Swiss-francs. Semuanya itu hanya beberapa pertimbangan dimana seorang investor wajib melakukan hal ini.
Perdagangan Berjangka Komoditi juga menawarkan satu keuntungan (atau kerugian tergantung bagaimana anda melihatnya) dengan adanya leverage.
Kenapa orang-orang melakukan transaksi dalam Perdagangan Berjangka Komoditi? Pertanyaan ini wajar-wajar saja.
Untuk itu jawabannya sederhana saja yakni : “ karena anda bisa mendapatkan keuntungan yang besar, keuntungan yang besar bagi mereka yang baru mulai melaksanakan transaksi dengan jumlah uang yang relative kecil. Jadi sumber keuntungan yang potensiil tersebut dalam Perdagangan Berjangka Komoditi adalah adanya leverage.
Leverage adalah merupakan kunci untuk mendapatkan keuntungan yang sangat besar dari Perdagangan Berjangka Komoditi. Inilah faktor tunggal yang paling penting yang memberikan kesempatan kepada para trader untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar atas uang yang diinvestasikan secara relative kecil. Sebaliknya ini pula yang menyebabkan kenapa mayoritas trader akhirnya menderita kerugian sehingga uang/ capital yang dipergunakan ludes.
Untuk mengetahui kehebatan leverage tersebut, maka kita akan membandingkan pembelian Stock dengan investasi didalam Perdagangan Berjangka dengan leverage yang tinggi dimana seorang trader mempunyai posisi beli Kontrak Berjangka.
Dalam kedua contoh ini,kita asumsikan bahwa seorang trader mempunyai $1,000.00 risk capital. Pertama-tama marilah dilihat Investor stock tersebut yang membeli 100 saham dari penjualan Common Stock seharga $10.00/saham dan untuk sementara kita abaikan biaya komisi. Jika harga Stock setelah itu naik 10% sehingga menjadi $11.00/saham,maka 100 saham tersebut mempunyai nilai pasar $1,100.00 dan persentase keuntungan akan sama dengan persentase kenaikan nilai saham yakni sebesar 10%.($1,100 - $1,000/$1,000 x 100%)
Akan tetapi bila kita pergunakan uang yang sama yakni $1,000.00 sebagai margin untuk membeli Kontrak Berjangka, dan nilai pasarnya meningkat sejumlah yang sama yakni 10%, maka hasilnya akan menjadi jauh berbeda.
Marilah kita assumsikan bahwa anda membeli satu Kontrak Berjangka Berjangka Cocoa ( 1 kontrak = 5000 kg ) dari penjualan seharga $5.00/kg dan anda mempergunakan $1,000.00 untuk membayar margin ( Initial margin ) sebesar 4% dari total nilai Kontrak. Dengan uang sebesar $1,000.00, sekarang anda dapat mengelola suatu asset ( Kontrak Berjangka Cocoa) yang sizenya berdasarkan Standar Kontrak Berjangka sebesar 5000 kg yang bernilai $ 25,000.00 ( 5,000 kg x $5.00), dimana anda hanya menempatkan initial margin sebesar 4% dari total nilai komoditi yang anda kelola yakni sebesar : 4/100 x $25,000 = $1,000. Hal ini adalah merupakan suatu keadaan dimana leverage dari transaksi Kontrak Berjangka sangat tinggi.
Apa yang akan terjadi apabila harga Cocoa meningkat ?
Jika kita assumsikan harga Cocoa meningkat yang besarnya sama 10% seperti yang terjadi di pasar Stock, maka harga Cocoa meningkat dari $5.00/kg menjadi $5.50/kg sehingga total nilai kontrak sekarang menjadi : 5,000kg x $5.50 = $27,500.00 yang sebelumnya hanya $25,000.00. Jadi nilai Assetnya meningkat dari $25,000.00 ke $27,500, yakni sebesar $2,500.00. Jadi meningkat 10% ( $2,500/$25,000 x 100% ). Akan tetapi equity awalnya telah meningkat dari $1,000 menjadi $2,500, yakni meningkat sebesar $1,500 yang menggambarkan peningkatan sebesar 150% ( $1,500/$1,000 x 100% ).
Inilah sebabnya kenapa Spekulator ikut mengambil bagian dalam Perdagangan Kontrak Berjangka, karena para Spekulator hanya menempatkan sejumlah prosentase yang kecil dari total nilai kontraknya
Dengan adanya leverage dalam Perdagangan Berjangka, maka dengan dana yang relatif kecil bisa mendapatkan keuntungan yang besar jika perhitungan mengenai perkiraan harga yang anda lakukan benar/tepat atau sebaliknya anda akan menderita kerugian yang sangat besar bila
perhitungan perkiraan harga yang anda lakukan salah. Inilah keuntungan tunggal dari Perdagangan Berjangka yang anda dapatkan.
Sikap Anda Terhadap Risiko :
Jika anda tidak suka mengambil risiko, maka jangan menjadi Spekulator dalam PBK karena anda akan menjadi Spekulator yang tidak sukses. Bagaimana para Spekulator ( Risk Taker) melakukan transaksi dalam PBK,hal ini adalah merupakan seni bertransaksi terhadap risiko yang diambilnya secara bijaksana dalam mengejar keuntungan. Pengetahuan bagaimana cara Spekulator melakukan “taking risk†adalah suatu yang sulit dilakukan apalagi menjadi akhlinya. Hal ini perlu adanya pengalaman yang panjang. Kebanyakan dari mereka sedikit pengetahuannya tentang bagaimana cara untuk mengambil risiko. Kebanyakan dari mereka menginginkan sesuatu yang pasti dan hasilnya dapat diperkirakan sebelum mereka bersedia ikut serta mengambil kesempatan.
Harus diingat bahwa dimana tidak ada risiko,maka disana tidak ada kesempatan. Sesungguhnya dalam PBK kesempatan setimpal dengan risiko yang dihadapi. Mengetahui risiko yang ada, maka Spekulator yang berpengalaman dalam bidang komoditi akan menunggu sampai dia menemukan sesuatu yang meyakinkan, kemudian memprosesnya dengan membuat suatu keputusan apakah membeli atau menjual.
Perbedaan pola pikir dari mereka yang menghindari risiko dengan mereka yang mengambil risiko adalah : Risk Taker mengakui kemungkinan bahwa dia akan gagal sedangkan Hedger (Transfer of Risk) tidak. Oleh karena itu Risk Taker merencanakan untuk membatasi kerugian yang akan dideritanya. Jika perhitungan mereka terbukti salah mengenai pergerakan Pasar Berjangka,maka mereka segera membatasi kerugian mereka dengan cara mengoffset posisinya. Apabila mereka mengalami kerugian berkali-kali dari transaksi yang mereka lakukan mereka tetap menerima kerugian tersebut dan mereka keluar pasar untuk sementara waktu dalam rangka menenangkan mental mereka dan setelah itu kembali mengambil posisi dalam kerangka perhitungan yang benar. Mereka punya sikap terhadap risiko yang dihadapinya.
Memiliki Risk Capital :
Dalam hal ini tentang bagaimana sikap anda terhadap risiko yang anda hadapi, akan dipengaruhi oleh sikap anda terhadap uang yang anda pergunakan dalam melakukan transaksi Kontrak Berjangka. Untuk melakukan transaksi dalam PBK, anda harus mempunyai Risk Capital. Risk Capital adalah bukan uang yang diperlukan untuk membeli keperluan anda sehari-hari,juga bukan uang yang anda butuhkan untuk membayar pendidikan anak-anak anda. Risk Capital adalah uang yang anda bisa sediakan untuk membayar kerugian yang anda derita. Sikap anda terhadap uang yang anda pergunakan untuk transaksi akan mempengaruhi cara anda untuk bertransaksi. Spekulator yang berpengalaman mengetahui perbedaan antara risk Capital dengan uang yang dibutuhkan untuk biaya sehari-hari. Risk Capital dan Biaya sehari-hari tidak pernah bisa menjadi substitusi antara yang satu dengan yang lainnya.
Memiliki Disiplin Yang Tinggi :
Para Spekulator yang mengharapkan berhasil dalam melakukan transaksi PBK,wajib menggunakan disiplin yang tinggi atas semua aktifitas transaksi yang dilakukannya. Mereka harus bijaksana dalam memilih komoditi yang akan ditransaksikannya serta tidak boleh melakukan transaksi yang berlebihan. Mereka wajib mengetahui biaya-biaya komisi dan kerugian-kerugian yang dialaminya dan risiko ini tidak boleh lebih daripada porsi yang sudah ditetapkannya dari total Capital yang dipergunakan untuk transaksi terhadap posisi tunggalnya. Jadi secara idealnya mereka harus mempunyai suatu rencana transaksi yang mencakup tekhnik pengelolaan Capital dan mereka akan tetap pada rencananya sampai rencana tersebut tidak sesuai dengan kondisi pasar dan diganti dengan methode lainnya yang lebih sesuai.
Mereka akan mengetahui apakah mereka akan berisiko apabila masuk pasar dan juga mengetahui apakah keuntungan obyektifnya akan tercapai. Apakah pasar tersebut selanjutnya bergerak secara lebih mengesankan dari pada yang mereka perkirakan. Disamping itu mereka akan menggunakan Stops Order untuk keluar pasar. Mereka tidak akan pernah memindahkan Stops Ordernya tersebut dari besarnya tingkat kerugian yang telah mereka tetapkan (dalam rangka melindungi dirinya dari risiko yang lebih besar dari tingkat kerugian yang telah mereka tetapkan). Trader yang disiplin mengetahui bahwa kerugian dalam transaksi Kontrak Berjangka tidak dapat dielakan.Dengan pengetahuan yang mereka miliki, para Spekulator terlebih dahulu menentukan seberapa besar tingkat kerugian yang dapat mereka serap sebelum mereka rugi lebih banyak lagi. Untuk itu mereka menggunakan Stop Loss Order secara seksama jika mereka masuk pasar.Selanjutnya mereka mengikuti pergerakan pasar secara dekat dengan memperhatikan Charts ( Trend Harga ) serta Technical Indicator. Semboyan mereka adalah : “Jangan melawan arah Trend dan jadikan Trends tersebut sebagai teman andaâ€Â. Mereka tahu bagaimana membaca keadaan pasar serta mengikutinya dan jangan sampai melawannya. Para Spekulator yang sukses adalah mengawinkan disiplin yang tinggi dengan proses berpikir secara intuisi. Mereka harus melarikan diri jika sudah kalah dan selanjutnya memprediksi kembali harga yang sedang berjalan ( current price) yang diikuti dengan mengambil posisi yang baru berdasarkan arah Trends harga. Para Spekulator yang telah sukses adalah mereka yang menerapkan disiplin yang tinggi dan kosisten dalam melakukan transaksi. Hal inilah yang mengantarkan mereka memperoleh keuntungan sepanjang waktu.
Pengetahuan Yang Dimiliki Dibidang PBK :
Para Spekulator wajib memiliki pengetahuan yang konperhensif mengenai komoditi yang mereka transaksikan serta mekanisme dalam melakukan transaksi. Dalam melakukan transaksi para Spekulator yang mengalami kerugian, sebagian besar disebabkan karena mereka tidak tahu apa yang mereka telah lakukan.Media elektronik, Koran dan lain-lainnya dapat menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk melaksnakan transaksi komoditi dan ada yang lebih banyak lagi yang bisa anda pelajari. Jika anda melakukan transaksi komoditi pertanian,maka pelajarilah pengaruh musim terhadap harga komoditi pertanian.Banyak komoditi pertanian hasil panennya melekat dengan suatu pola musim. Hal ini menyebabkan hasil panen dari komoditi tersebut tergantung dari musim dan hal ini mempengaruhi jumlah supplynya. Sebagai contoh : Kopi, Beras dan Cacao hasilnya dipengaruhi oleh pola musim. Pertanyaan yang harus anda jawab adalah : “ Apakah anda tahu kapan komoditi yang anda transaksikan tersebut dipanen†? dan Bagaimana pengaruh berbagai kondisi iklim terhadap tanaman yang anda transaksikan ?
Masa Yang Akan Datang :
Beberapa tahun yang silam, para Investor didalam perdagangan saham telah mempertimbangkan bahwa mereka tidak akan meninggalkan pasar saham untuk melakukan spekulasi di Perdagangan Berjangka Komoditi. Akan tetapi apa yang terjadi saat ini, dengan adanya ketidak pastian dalam ekonomi, diluarnegeri banyak para Investor dipasar saham yang menemukan bahwa mereka lebih senang melakukan Investasi di Bursa Berjangka Komoditi. Bursa Berjangka Komoditi telah menarik para Investor yang melakukan spekulasi secara signifikan. Hal ini disebabkan pembayaran margin berdasarkan leverage,sehingga memberikan kesempatan kepada para Spekulator untuk memperoleh keuntungan. Disamping itu para spekulator yang baru dalam PBK secara cepat menyesuaikan persyaratan-persyaratan yang dibuat oleh Pasar-Pasar yang berkompetisi.
Tetapi apakah Perdagangan Berjangka Komoditi cocok untuk Anda ?
Dalam hal ini sekali lagi keputusannya ada ditangan Anda. Kita sudah menyampaikan secara garis besarnya mengenai jebakan-jebakan atau ranjau-ranjaunya yang harus Anda hindari dan beberapa keuntungan yang Anda peroleh dari Perdagangan Berjangka dengan suatu penekanan khusus atas strategi yang dibuat untuk membantu Anda memperoleh keuntungan.
Harapan kita bahwa beberapa petunjuk ini akan berguna dalam membantu Anda untuk memutuskan “ Apakah Anda cocok melakukan Investasi atau spekulasi dalam Perdagangan Berjangka Komoditi “
Dalam menjawab pertanyaan ini tentu saja untuk beberapa orang PBK mungkin menjadi tidak tepat sedang yang lainnya akan menemukan PBK tempat melakukan spekulasi yang ideal.
Karena kita hidup dalam keadaan yang tidak menentu,Perdagangan Berjangka Kooditi yang sekarang mungkin tidak berkurang peranannya dalam perekonomian. Disamping itu karena adanya kesempatan dalam PBK,para Investor akan mengatakan kepada Anda sebagai berikut : “Komoditi adalah barang yang nyata, barang-barang keperluan hidup sehari-hari dan uang yang sifatnya nyataâ€Â.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Indikator Teknikal: Relative Strength Index (RSI)
- LONG EURO SHORT DOLLAR
- GOLD: EUFORIA TERBESAR SEJAK BOOMING MINYAK 2008
- Menjelang peluncuran kakao futures di BBJ
- Indikator Teknikal: Fibonacci Retracement
- Indikator Teknikal: Parabolic SAR
- Indikator Teknikal: Moving Average Convergence Divergence (MACD)
- Reality Check (Mengenal ‘Angka Konsensus’ sebagai Standar Kinerja Emiten)
- Indikator Teknikal: Average Directional Movement Index (ADX)
- Moving Average Bag 2: Trading menggunakan MA
- Indikator Teknikal: Moving Average Bag. 1
- Dow Theory Bag. 3 (3 prinsip kedua Teori Dow)
- Dow Theory Bag.2
- Teknik Trading Chart Pattern (Bagian 2)
- Teknik Trading Chart Pattern (Bagian 1)



