The Fed siap bertindak bila ekonomi memburuk
Jakarta, Strategydesk - Gejolak ekonomi di AS dan Eropa telah meningkatkan ketidakpastian global, menambah kemungkinan AS kembali terjerumus ke resesi, menurut Presiden the Fed distrik Atlanta Dennis Lockhart.
Berpidato mengenai prospek ekonomi dan kebijakan moneter di hadapan Rotary Club of Florence, Alabama, ia mengatakan gejolak di pasar global baru-baru ini disebabkan oleh krisis utang Eropa dan penurunan rating AS. Ia menyebut investor amat gelisah dan memperingatkan guncangan pasar yang terlalu besar dan lama bisa mempengaruhi pembelanjaan konsumen.
“Even yang terjadi beberapa minggu terakhir merupakan pengingat bahwa situasi secara cepat berkembang menjadi yang membutuhkan tambahan stimulus moneter,” katanya.
Menggunakan bahasa yang biasa digunakan the Fed, ia menggambarkan kondisi ekonomi AS saat ini dalam “soft patch”, atau periode perlambatan ekonomi. Tapi dengan ketidakpastian global, Lockhart mengakui ancaman resesi meningkat.
Karena pertumbuhan terjebak di bawa 2%, Lockhart menyebut tren masa lalu mengindikasikan ekonomi bisa terjerumus kembali ke resesi, atau pertumbuhan negatif selama dua kuartal berturut-turut.
Ia mengatakan the Fed menetapkan standar yang tinggi untuk memberlakukan lagi stimulus moneter. Tapi, bila diperlukan, ia jamin pihaknya siap mengambil tindakan dan belum kehabisan amunisi untuk memulihkan ekonomi.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tsipras: Progam penghematan harus dikaji ulang
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik



