The Fed perpanjang kebijakan suku bunga rendah, emas melejit

Tanggal January 26, 2012 / 11:06 am. Oleh: Alwy M. Assegaf

Emas menguat tajam hingga mencapai level tertinggi enam minggunya, didorong oleh kebijakan AS yang akan memperpanjang suku bunga rendahnya hingga akhir 2014.
Berbicara dalam jumpa pers, Ketua the Fed Ben Bernanke tidak terlalu antusias dengan perkembangan ekonomi AS, dengan memangkas proyeksi PDB AS tahun ini dan depan. Tidak hanya itu, ia membuka ruang untuk stimulus lanjutan. Ia mengatakan pihaknya mempertimbangkan pelonggaran lebih lanjut melalui pembelian obligasi, atau yang dikenal Quantitative Easing (QE).
Kebijakan The Fed tersebut telah menghantam dollar, dan mencuatkan kembali risk appetite. Atas pernyataan tersebut, mata uang euro melambung hingga meraih area $3.120, tertinggi sejak 21 Desember.
Emas yang pergerakannya mengikuti asset beresiko, turut terangkat oleh pernyataan The Fed tersebut. Logam mulia tersebut kembali meraih level psikologis di area $1.700.
Sementara itu, dari kajian teknikal terlihat adanya pola bullish engulfing pada candlestick. Pola tersebut sekaligus mengkonfirmasi pola reversal emas setelah harga behasil menmbus resistance di $1.703. Kini pergerakan emas selanjutnya akan fokus pada penguatan menuju area $1.750, dengan resistance terdekat saat ini di $1.724 - $1.734. Sementara ruang koreksi kemungkinan akan terjadi di area 1695.30 – 1687.50.

Rekomendasi

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account