The Fed "diam", bursa saham Asia tergerus
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei Indeks Nikkei berakhir melemah kemarin karena ancaman downgrade secara massal negara zona euro yang membuyarkan harapan pelaku pasar pasca pertemuan petinggi Eropa akhir pekan lalu. Kejatuhan indeks Nikkei berhasil diredam karena aksi pembelian dengan menggunakan dana pensiun asing dan hedge funds. Indeks Nikkei ditutup jatuh 101,01 poin, atau 1,17% di 8.552,81.
Indeks Nikkei kembali mengalami tekanan kali ini setelah bursa saham Eropa dan AS berakhir negatif. Investor melakukan aksi jual karena keprihatinan mereka terhadap Eropa yang belum lepas dari ancaman krisis utang. Selain itu, tidak adanya pernyataan yang baru dari Federal Reserve pasca rapat regularnya semalam, di tengah perlambatan pertumbuhan global dan memburuknya krisis utang Eropa.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi ditutup anjlok kemarin menyusul kekhawatiran terhadap krisis utang di Eropa. Kekhawatiran ini kembali merebak setelah lembaga rating memperingatkan pertemuan Uni Eropa minggu lalu, yang dianggap banyak kalangan sebagai kesempatan terakhir menyelamatkannya, masih belum cukup untuk mengurangi kekhawatiran soal krisis utang. Indeks Kospi ditutup jatuh 35,70 poin, atau 1,88% di 1.864,06.
Indeks Kospi masih mengalami pelemahan hari ini menyusul kejatuhan bursa saham AS setelah Federal Reserve tidak memberi petunjuk baru mengenai stimulus guna meredam efek dari krisis Eropa. Kekecewaan investor memuncak setelah sehari sebelumnya lembaga pemeringkat akan men-downgrade massal peringkat utang negara Uni Eropa.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng mencatat penurunan untuk kali keempat berturut-turut kemarin. Penurunan ini dipicu kejatuhan saham-saham mainland atau saham China yang listing di Hong Kong, dimana sektor keuangan saham energi memimpinya sekaligus mencetak level terendahnya dalam dua minggu terakhir. Indeks Hang Seng ditutup turun 128,49, atau 0,69% ke posisi 18.447,17.
Indeks Hang Seng belum bisa beranjak positif hari ini, dimana merosotnya kinerja bursa Asia yang picu jatuhnya bursa saham AS. Rasa pesimisme investor atas permasalahan krisis Eropa yang belum menemukan titik terang, ditambah the Fed yang tidak membuat langkah-langkah baru dalam menghadapai perlambatan ekonomi global. Data retail sales AS dibawah ekspektasi juga menandakan consumer spending yang menurun.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



