Tekanan jual terus menaungi IHSG

Tanggal February 09, 2012 / 9:21 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Kenaikan sebesar 0.04% yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI) terlalu tipis untuk bisa memberikan sentimen positif. Indeks dari bursa di kawasan Asia pagi ini bergerak flat- turun sebagai responnya.
Sentimen utama untuk bursa regional diperkirakan akan berasal dari perkembangan perundingan antara pemerintah Yunani dengan kreditor-kreditornya. Jika perundingan ini gagal mencapai kata sepakat, diperkirakan bisa menjadi sentimen negatif untuk jangka pendek.
Tekanan jual yang terjadi pada saham-saham Big Caps (ASII, GGRM, dan BMRI) telah membuat IHSG sulit bergerak naik dalam beberapa hari terakhir. Sebelum tekanan jual ini berhenti, IHSG bakal sulit untuk kembali menembus 4000. IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak bervariasi di kisaran 3970-4000. Jika suport 3970 gagal bertahan, IHSG bakal retesting suport 3875-3900.

Global Outlook
R
egional mengalami tekanan diawal perdagangan kali ini, seiring rilisan data inflasi China bulan Januari yang diluar dugaan naik dari prediksi, inflasi tahun ke tahun di Januari naik 4,5% dari prediksi 4,0% dan juga bulan sebelumnya 4,1%.
Dampak dari data inflasi China yang naik ini bisa memupus harapan investor terhadap kebijakan pelonggaran termasuk penurunan suku bunga acuan maupun Giro Wajib Minimum (GWM).
Pasar sebenarnya juga menantikan harapan adanya perkembangan positif mengenai Yunani, yang disebutkan selangkah lagi mendapat kucuran dana. Pejabat Yunani mengatakan pemerintah dan kreditor internasional sedang membuat draft final mengenai langkah yang diperlukan untuk mendapatkan bailout kedua. Muncul juga berita yang menyebut Yunani semakin dekat dengan kesepakatan restrukturisasi, atau resolusi untuk mengganti obligasi lama dengan yang baru tapi bunga rendah. Yunani harus memfinalisasi penukaran utang pada awal Maret sebagai bagian kesepakatan untuk mendapatkan bailout kedua senilai 130 miliar euro.
Kemudian muncul spekulasi ECB bersedia menukar obligasi Yunani yang diseblinya di pasar sekunder dengan Fasilitas Stabilitas Finansial Eropa (EFSF), atau dana talangan Eropa. ECB tidak akan menanggung kerugian dari penukaran itu, tapi itu sinyal ECB siap berpartisipasi  lebih besar dalam upaya mencegah Yunani default berantakan. EFSF lalu akan menebus (retire) obligasi itu, mengurangi beban utang  Yunani. Semua berita itu menjadi katalis yang dibutuhkan untuk mengangkat sentimen. Pasar memang sedang menunggu berita positif dari Eropa, terutama perkembangan baru soal Yunani.
Bila nantinya kesepakatan benar-benar tercapai, baik dengan kreditor swasta soal restrukturisasi maupun dengan troika (IMF, Uni Eropa, ECB) soal bailout kedua. Tapi rally itu akan terhenti bila pasar nantinya melihat pelaksanaan deal itu tidak akan mulus dan mudah, atau ada permasalahan.

Review IHSG
I
ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menebus ”loss” yang diderita pada sesi sebelumnya. Kemarin Rabu (8/2/02012), IHSG menguat 33,247 poin (0,84%) ke level 3.988,699. Sementara Indeks LQ 45 ditutup naik 6,713 poin (0,97%) ke level 696,945.
Pasar masih terus mencermati perkembangan Yunani, dimana optimisme bahwa negara tersebut akan segera mendapat dana talangan menjadi katalis utama yang menggerakan IHSG kemarin. Sentimen positif dari Eropa tersebut mendorong kenaikan bursa-bursa regional, dan IHSG pun terseret penguatan tersebut
Kenaikan IHSG ini disokong oleh sembilan indeks sektoral. Sektor perdagangan memimpin kenaikan dengan menguat sebesar 2,06%. Sedangkan, satu-satunya sektor yang masih tertekan, yaitu sektor aneka industri yang turun 0,80%.
Saham-saham yang naik diantaranya Indo Tambangraya (ITMG), United Tractor (UNTR), Petrosea (PTRO), dan Indocement (INTP).
Sementara saham-saham yang turun cukup antara lain Surya Toto (TOTO), Gudang Garam (GGRM), Astra Internasional (ASII), dan Adira Finance (ADMF).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
embentuk pola bullish engulfing pada candlestick serta kembali bergerak di atas MA 10 bisa menjadi sinyal positif bagi IHSG. Kami melihat bahwa saat ini IHSG akan kembali menguji resistance di 4.000. Jika ditembus, maka penguatan selanjutnya akan fokus di area 4.040. Sementara itu, trend hanya akan bergerak bearish, jika IHSG kembali turun di bawah 3.930, untuk target koreksi menuju area 3.896. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.970 – 4.040.

R3    4,040
R2    4,014
R1    4,002
   
Pivot    3,976
   
S1    3,963
S2    3,938
S3    3,925

Stock Pick
HRUM

P
ola-pola reversal mulai terlihat setelah HRUM mampu menembus garis resistance di 7.700. Kondisi ini didukung pula oleh moving average yang mulai bergerak uptrend. Kami melihat bahwa saat ini HRUM akan kembali menguji resistance berikutnya di area 8.500, dimana jika resistance tersebut ditembus, kenaikan akan berlanjut menuju area 9.300 (FR 261.8%).
Rekomendasi     : Buy (best buy@7.900), stop loss breakout 7700, target 8.250 - 8.500
Support                : 7.850, 7.700
Resistance          : 8.250, 8.500

BBNI

P
ola long white candlestick yang terbentuk telah mengkonfirmasi bahwa pola hammer yang sebelumnya terbentuk menjadi valid. Pola tesebut juga sebagai indikasi reversal. Indikator stochastic yang mulai golden cross di area oversold, serta RSI yang mulai mengarah uptrend turut mendukung pola reversal tersebut. Saat ini harga masih tertahan di area reistance MA 10 di 3.600. Penembusan resistance tersebut akan memberikan konfirmasi kenaikan menuju area 3.675 - 3.775.
Rekomendasi     : Buy break 3.600, stop loss 3.500, target 3.750.
Support                : 3.500, 3.325
Resistance         : 3.675, 3.775

Rekomendasi
stock Screener


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account