Tankan buruk, Nikkei terpuruk
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei terpuruk ke level terendah dalam dua minggu terakhir setelah hasil survei memperlihatkan sentimen bisnis Jepang memburuk dan kekhawatiran soal krisis utang datang menyerang kembali.
Sentimen perusahaan besar di Jepang selama Desember turun ke -4 dari 2 di September, hasil survei per kuartal BOJ memperlihatkan hari ini. Angka minus itu berarti semakin banyak perusahaan yang pesimis dengan kondisi bisnis, di tengah penguatan yen dan krisis utang Eropa. Mereka juga memandang kondisi akan memburuk di kuartal berikutnya.
Saham juga berjatuhan di tengah kekhawatiran Eropa tidak akan mampu mengatasi krisis utangnya. Menurut analis, tidak adanya perkembangan berarti dari Eropa setelah pertemuan minggu lalu, membuat investor pesimis. Ditambah dengan kenaikan yield obligasi Italia, yang mengindikasikan hasil pertemuan belum meyakinkan.
Indeks Nikkei ditutup melemah 1,7% di 8.377,37, terendah sejak 30 Nopember. Sedangkan indeks Topix anjlok 1,6% ke 725,02. Dana asing terus keluar dari bursa saham Jepang di saat Eropa berjuang menghadapi krisis utang. Data dari Kementerian Keuangan menunjukkan investor asing menjual bersih 303,9 miliar yen saham minggu lalu.
Sementara itu di Seoul, indeks Kospi tak mampu melawan arus, turut berakhir di zona merah, dengan minimnya minat beli di tengah kekhawatiran krisis utang Eropa akan memburuk. Investor kecewa dengan ECB yang tidak menambah pembelian obligasi pemerintah. Isu penurunan rating bank besar Eropa menambah sentimen negatif. Indeks Kospi ditutup melemah 2,08% ke 1.819,11.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng rebound berkat laporan media
- Bargain hunting, Nikkei naik 1,1%
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei



