Super Mario siap selamatkan Italia
Jakarta, Strategydesk - Berpacu dengan waktu, Italia berpaling ke ekonom senior untuk menyelamatkan bangsa dari ancaman krisis.
Mario Monti diangkat menjadi perdana menteri interim menyusul lengsernya Silvio Berlusconi, yang telah berkuasa selama tiga periode. Monti, ekonom ternama dan mantan Komisioner Eropa, didapuk untuk membentuk pemerintahan baru yang kredibel dalam mengembalikan kepercayaan dan melaksanakan program pengetatan yang dituntut Uni Eropa.
Presiden Italia Giorgio Napolitano meminta Monti untuk membentuk pemerintahan interim semalam. Ia tahu semau harus berlangsung cepat. Dengan yield dekat level yang membuat Yunani, Irlandia dan Portugal menjadi pasien IMF, Napolitano tahu bahwa ia butuh pemimpin baru di saat pasar buka Senin pagi.
Napolitano menyebut Monti sebagai pribadi independen, yang berarti ia netral dan ini memberinya peluang untuk menyatukan partai. Monti, yang mendapat julukan Super Mario atas kerjanya di bidang keuangan internasional ketika ia menjadi anggota komisi, mengatakan semalam bahwa Italia seharusnya menjadi elemen kekuatan, bukan kelemahan, dalam Uni Eropa.
Penunjukkan Monti disambut oleh reaksi beragam. Meski sedikit lega, pasar belum sepenuhnya memberi dukungan ke Monti. Tapi di kalangan analis, ada harapan tinggi ekonom berpengalaman itu bisa memecahkan masalah finansial akut Italia. “Ada harapan baik di Italia dan dunia agar pemerintahan ini berhasil. Kompetensi tersedia, jadi kita optimis,” kata Paolo Magri, Direktur Institut Ilmu Politik Internasional Italia.
Meski demikian, tugas berat menanti Monti. Misi pertama, ia akan bertemu dengan perwakilan dari dua partai besar dalam rangka membentuk kabinet baru. Hari ini ia akan bertemu perwakilan dari People of Freedom Party (PDL), partainya Berlusconi, dan Democratic Party (PD), atau kubu oposisi, di Roma.
Meski mengakui pentingnya tugas yang diembannya, Monti mengatakan ia perlu waktu untuk membentuk tim baru, yang diperkirakan terdiri dari ahli teknis di luar lingkaran politik. Ia berharap pasar mengerti dan bersabar.
Sebagai bentuk ujian pertama kepemimpinan Monti, Italia berhasil menjual 3 miliar euro obligasi bertenor 5 tahun, tapi dengan harus menanggung yield 6,29%.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tsipras: Progam penghematan harus dikaji ulang
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik



