Sterling terangkat data ritel Inggris
Jakarta, Strategydesk - Sterling mencatat penguatan terbesarnya minggu ini berkat data penjualan ritel Inggris yang menunjukan kenaikan yang lebih besar dari prediksi.
Penjualan ritel selama Juni menigkat 0,7% per bulan dan 31,% per tahun, menurut laporan brio statistik Inggris (ONS). Angka itu lebih baik dari prediksi 0,5% per bulan dan 2,4% per tahun. Menurut ONS, kenaikan penjualan ini terjadi berkat even Piala Dunia, yang mendongkrak penjualan barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga lainnya.
Pada jam 17:45 WIB, dalam perdagangan di London, sterling diperdagangkan di $1,5292, menguat dari level penutupan sesi sebelumnya $1,5168. Terhadap yen, sterling menguat ke 132,76 dari 131,91.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Yen tetap kuat di tengah ekspektasi buruknya prospek ekonomi
- PDB Inggris tak bantu sterling
- Data CBI angkat sterling
- Euro jatuh karena pernyataan Weber
- Data ritel angkat sterling
- Rally euro hanya sementara
- Data output tekan euro
- Euro terkoreksi, the Fed dinanti
- Rupiah hanya melemah tipis
- Euro rebound jelang ECB
- Isu stimulus the Fed tekan dollar
- Rupiah ke 8.950, BI intervensi
- Data Ifo angkat euro
- Sterling terangkat data ritel Inggris
- Jelang BOC, dollar Kanada menguat



