Sterling rentan jelang keputusan BOE
Jakarta, Strategydesk - Sterling masih bergerak dekat level tertinggi dalam 12 minggu terakhir terhadap dollar hari ini, di tengah spekulasi BOE akan menambah program pembelian asetnya.
BOE diperkirakan akan mengumumkan tambahan jumlah Quantitative Easing (QE) sebesar 50 miliar pound dalam rapat reguler hari ini, yang merupakan bagian upaya untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. QE membanjiri pasar dengan likuiditas, yang berpotensi melemahkan mata uang.
Jumlah itu memang sudah terfaktorkan, tapi bila ternyata lebih besar bisa memukul sterling. Bahkan ada spekulasi jumlahnya mencapai 75 miliar pound. Tapi bila ternyata jumlahnya lebih kecil atau BOE tidak menambahnya, sterling kemungkinan bisa rally.
Pada jam 16:30 WIB, sterling diperdagangkan di $1,5846, sedikit menguat dibandingkan dengan level penutupan New York dini hari tadi $1,5816. Terhadap yen, sterling menguat ke 122,29 dari 121,85.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Data inflasi tekan sterling
- Aussie masih bearish, sempat tembus paritas
- Setelah anjlok, euro coba bangkit
- Euro, franc melesat atas dollar
- Inggris resesi lagi, sterling koreksi
- Inflasi melambat tajam, aussie anjlok
- Data ritel makin lambungkan sterling
- RBA, isu Eropa tekan aussie
- Yen rally setelah BOJ
- Sterling melaju berkat data PMI
- Eksportir Jepang angkat yen
- BOE Minutes, laporan defisit tekan sterling
- Isu ekonomi China hantam aussie
- Dollar rally, yen terus melorot
- Data bagus, euro tetap lunglai



