Sterling anjlok, dihantam BOE Minutes
Jakarta, Strategydesk - Sterling anjlok hari ini setelah BOE Minutes mengungkapkan dua anggota mendukung kenaikan jumlah pembelian aset yang lebih besar bulan ini.
Minutes dari rapat 8-9 Februari itu menunjukkan David Miles dan Adam Posen memilih menaikkan Quantitative Easing (QE) sebesar 75 miliar pound. Kedua anggota itu melihat risiko periode ekonomi lesu yang bisa menyebabkan inflasi jatuh ke bawah target 2%.
MPC akhirnya memutuskan dengan hasil voting 7 banding 2 untuk menambah sebesar 50 miliar pound saja menjadi 325 miliar pound. Mereka berargumen kenaikan yang lebih besar justru bisa menimbulkan sinyal komite melihat ekonomi amat buruk. Tapi adanya anggota yang meminta jumlah lebih besar dianggap sebagai indikasi QE bisa ditambah lagi di waktu mendatang.
Pada jam 16:45 WIB, sterling diperdagangkan di $1,5703, melemah dari level penutupan New York dini hari tadi $1,5776. Euro pun menguat terhadap sterling ke 0,8425 dari 0,8384. Sterling menguat terhadap yen ke 125,96 dari 125,80.
Sementara itu, yen merosot ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir terhadap dollar hari ini, karena importir Jepang dan pemain asing yang menjual mata uang itu.Menurut seorang trader ada pembelian aktif dari importer Jepang, dan menambahkan pemain asing juga mendorong pair itu kemarin. Yen terus dalam tren penurunan sejak BOJ mengejutkan pasar minggu lalu dengan menambah program stimulus moneternya.
Selain karena langkah BOJ, yen juga tertekan karena data yang menunjukkan surplus transaksi berjalan Jepang, turun ke level terendah dalam 15 tahun terakhir. Yen melemah ke 80,21 per dollar dari 79,73. Yen sempat jatuh hingga 80,28. Terhadap euro, yen melemah ke 106,14 per euro dari 105,50.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Data inflasi tekan sterling
- Aussie masih bearish, sempat tembus paritas
- Setelah anjlok, euro coba bangkit
- Euro, franc melesat atas dollar
- Inggris resesi lagi, sterling koreksi
- Inflasi melambat tajam, aussie anjlok
- Data ritel makin lambungkan sterling
- RBA, isu Eropa tekan aussie
- Yen rally setelah BOJ
- Sterling melaju berkat data PMI
- Eksportir Jepang angkat yen
- BOE Minutes, laporan defisit tekan sterling
- Isu ekonomi China hantam aussie
- Dollar rally, yen terus melorot
- Data bagus, euro tetap lunglai



