Spanyol sama buruknya dengan Italia
Jakarta, Strategydesk - Di saat pasar terfokus ke Italia dan Yunani, ada negara lain yang juga sedang dirundung masalah sama, Spanyol.
Nouriel Roubini, ekonom ternama yang memprediksikan secara tepat krisis finansial, menyebut Spanyol juga sama buruknya dengan Italia. “Ya, memang kekhawatiran saat ini di pasar mengenai Italia, tapi Spanyol juga sama buruknya,” katanya dalam wawancara di Moskow setelah ditanyakan apakah Italia akan menjadi pemberhentian terakhir atau krisis utang terus menyebar ke negara besar.
Menurutnya, meski rasio utang terhadap PDB Spanyol lebih rendah dibanding Italia, defisitnya lebih besar. Tingkat pengangguran yang mencapai 20%, termasuk 40% di antaranya kaum muda. Ia bahkan semakin melihat risiko penyebaran hingga ke Perancis karena eksposur bank negara itu ke Italia dan Spanyol. Ia sampai memprediksikan rating Perancis pun bisa diturunkan ke AA dari AAA.
Roubini tidak yakin akan ada bank yang bangkrut, tapi pemerintah kemungkinan harus turun tangan untuk mengambilalih bank bermasalah. Ketika ditanyakan beberapa banyak negara yang bisa keluar dari euro, Roubini meyakini Yunani dan Portugal akan terdepak. Ia tidak berpikir Italia atau Spanyol akan bernasib seperti itu dalam 12 sampai 18 bulan ke depan, tapi bisa terjadi dalam 3 tahun bila mereka tidak mengendalikan utang.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tsipras: Progam penghematan harus dikaji ulang
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik



