S&P Benamkan Bursa Asia

Tanggal January 16, 2012 / 7:40 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk

Nikkei
       I
ndeks Nikkei menanjak ke level tertinggi dalam seminggu terakhir Jumat lalu berkat lelang obligasi sukses Italia dan Spanyol yang mengurangi kecemasan soal krisis utang Eropa. Emiten eksportir dengan eksposur ke Eropa diburu setelah euro menguat lagi terhadap yen, yang terjadi menyusul hasil lelang itu. Indeks Nikkei ditutup menguat 114,43 poin, atau 1,36% di 8.500,02. Untuk minggu ini, indeks itu rally 1,3%.
      Indeks Nikkei diperkirakan akan mengalami tekanan hari ini karena kecemasan mengenai krisis utang yang melanda zona euro. Indeks kemungkinan masih bergerak dalam range antara 8.350 dan 8.500 sejak pertengahan Desember. Fokus pasar kini juga tertuju ke musim laporan keuangan korporat AS. Pasar ingin melihat sejauh mana efek krisis itu terhadap kinerja keuangan bank AS, yang dimulai dari JPMorgan Jumat lalu.

Rekomendasi



Kospi
      I
ndeks  Kospi mencatat hasil positif Jumat lalu, menyusul kelegaan investor atas hasil lelang obligasi Spanyol dan Italia. Penguatan dipimpin oleh saham keuangan dan pengembang kapal. Tapi isu rating Eropa dan hambatan dalam pemulihan ekonomi AS menggerus penguatan saham. Indeks Kospi ditutup menguat 11,11 poin, atau 0,60% di 1.875,68.
      Indeks Kospi tertekanan dalam perdagangan kali ini menyusul penurunan bursa saham di AS dampak dari kinerja kuangan JPMorgan Chase & Co yang tidak lebih baik dari prediksi. Selain itu, Standard & Poors memangkas peringkat beberapa Negara zona euro termasuk Perancis dan Austria, tapi Jerman dan Belanda tidak. Kembali krisis utang Eropa menjadi pemicu kejatuhan bursa global, selama ini belum sirna, indeks terus tertekan.

Rekomendasi



Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng  berakhir positif akhir pekan lalu, menyusul lelang obligasi sukses di Eropa dan penguatan Wall Street, mengabaikan kejatuhan bursa saham China. Investor menyambut berita Spanyol berhasil menjual obligasi dua kali lipat target. Hal ini mengurangi ketegangan di pasar keuangan dan mengindikasikan adanya perbaikan dalam sentimen investor terhadap zona euro.  Indeks Hang Seng ditutup menguat 109,04, atau 0,51% ke posisi 19.204,42. Dengan itu, berarti indeks tersebut melompat 3,29% selama minggu ini.  
      Indeks Hang Seng coba ikuti alur kejatuhan bursa regional kali ini karena meningkatnya kekhawatiran terhadap krisis zona euro. Para analis memperkirakan indeks akan bergerak di kisaran 18.600-19.600 sampai liburan Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada 23 Januari.

Rekomendasi

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account