S&P Benamkan Bursa Asia
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei menanjak ke level tertinggi dalam seminggu terakhir Jumat lalu berkat lelang obligasi sukses Italia dan Spanyol yang mengurangi kecemasan soal krisis utang Eropa. Emiten eksportir dengan eksposur ke Eropa diburu setelah euro menguat lagi terhadap yen, yang terjadi menyusul hasil lelang itu. Indeks Nikkei ditutup menguat 114,43 poin, atau 1,36% di 8.500,02. Untuk minggu ini, indeks itu rally 1,3%.
Indeks Nikkei diperkirakan akan mengalami tekanan hari ini karena kecemasan mengenai krisis utang yang melanda zona euro. Indeks kemungkinan masih bergerak dalam range antara 8.350 dan 8.500 sejak pertengahan Desember. Fokus pasar kini juga tertuju ke musim laporan keuangan korporat AS. Pasar ingin melihat sejauh mana efek krisis itu terhadap kinerja keuangan bank AS, yang dimulai dari JPMorgan Jumat lalu.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi mencatat hasil positif Jumat lalu, menyusul kelegaan investor atas hasil lelang obligasi Spanyol dan Italia. Penguatan dipimpin oleh saham keuangan dan pengembang kapal. Tapi isu rating Eropa dan hambatan dalam pemulihan ekonomi AS menggerus penguatan saham. Indeks Kospi ditutup menguat 11,11 poin, atau 0,60% di 1.875,68.
Indeks Kospi tertekanan dalam perdagangan kali ini menyusul penurunan bursa saham di AS dampak dari kinerja kuangan JPMorgan Chase & Co yang tidak lebih baik dari prediksi. Selain itu, Standard & Poors memangkas peringkat beberapa Negara zona euro termasuk Perancis dan Austria, tapi Jerman dan Belanda tidak. Kembali krisis utang Eropa menjadi pemicu kejatuhan bursa global, selama ini belum sirna, indeks terus tertekan.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng berakhir positif akhir pekan lalu, menyusul lelang obligasi sukses di Eropa dan penguatan Wall Street, mengabaikan kejatuhan bursa saham China. Investor menyambut berita Spanyol berhasil menjual obligasi dua kali lipat target. Hal ini mengurangi ketegangan di pasar keuangan dan mengindikasikan adanya perbaikan dalam sentimen investor terhadap zona euro. Indeks Hang Seng ditutup menguat 109,04, atau 0,51% ke posisi 19.204,42. Dengan itu, berarti indeks tersebut melompat 3,29% selama minggu ini.
Indeks Hang Seng coba ikuti alur kejatuhan bursa regional kali ini karena meningkatnya kekhawatiran terhadap krisis zona euro. Para analis memperkirakan indeks akan bergerak di kisaran 18.600-19.600 sampai liburan Tahun Baru Imlek, yang dimulai pada 23 Januari.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



