Soros: Krisis saat ini lebih serius dari 2008

Tanggal September 26, 2011 / 11:48 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Krisis yang berlangsung saat ini lebih serius dari 2008 dan masalah utang negara di Eropa bisa memicu krisis fiskal bahkan krisis kredit, menurut miliuner George Soros.

Titan hedge fund itu mengatakan keseriusan krisis saat ini karena fakta zona euro tidak memiliki lembaga atau otoritas khusus untuk menangani krisis utang. “Pada 2008, tersedia otoritas untuk menangani krisis. Kini, mereka harus membentuknya,” kata Soros dalam di sela-sela pertemuan IMF Sabtu lalu.

Meski ia optimis krisis utang di zona euro bisa diatasi, ia tidak yakin Yunani bisa menghindari default. “Bila Yunani default, penting agar sistem perbankan Eropa dilindungi dan penularan ke Eropa bisa dicegah,” katanya.

Ia juga memperingatkan akan “konsekuensi besar” bagi ekonomi dunia yang timbul dari krisis utang Eropa, yang diperburuk oleh perlambatan di negara berkembang dan pengetatan fiskal di AS, bisa memicu krisis fiskal dan kredit. “Bank Eropa menarik dananya dalam dollar dari negara berkembang karena kekurangan likuiditas dollar, yang menjadi ancaman besar pada ekonomi global,” katanya.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account