Sistem finansial dunia di ambang kolaps

Tanggal December 06, 2011 / 12:27 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Sistem finansial dunia bukan hanya tidak berfungsi, tapi juga di ambang keruntuhan, yang dampaknya amat berbahaya.

Hal itu disampaikan oleh investor veteran George Soros dalam perayaan 10 tahun International Senior Lawyers Project di New York.  Filantropis kelahiran Hongaria itu mengatakan semakin melihat perbedaan yang membuatnya ia lebih yakin mengenai prospek negara berkembang dibanding maju.

“Meski banyak masalah, termasuk korupsi, infrastruktur kurang memadai, dan pemerintahan yang goyah, negara berkembang relatif tidak tersentuh dengan jebakan utang seperti negara maju,” katanya. Menurutnya, negara maju terjerumus ke dalam spiral yang membuat pembelanjaan konsumen turun, produk main mahal, pendapatan pajak merosot dan utang membengkak.

“Sistem finansial global saat ini sedang dalam proses disintegrasi, dan konsekuensinya akan menjadi malapetaka. Oleh karena itu, anda harus melakukan apapun untuk mencegahnya,” ujarnya.

Meski kondisi ekonom dan fiskal negara maju memprihatinkan, Soros mengatakan setelah  perialanannya, ia  optimis dengan dunia Arab dan Afrika. “Semua hal positif sedang terjadi, saya melihat Afrika dan Arab sedang membuat perkembangan yang menggembirakan,” tambahnya.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account