Sentimen IHSG belum jelas, rawan koreksi

Tanggal October 31, 2011 / 9:07 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Menghadapi candlestick berbentuk shooting star seperti yang muncul pada IHSG di hari Jumat lalu sebenarnya relatif mudah: tembus suport 3814 berarti signal bearish (jual), tembus resisten di 3875 berarti bullish signal (beli). Masalahnya, hingga pagi hari ini sentimen utama masih terlihat belum jelas.
Pencapaian kinerja 3Q2011 dari BMRI dan BBRI yang berada diatas konsensus adalah sebuah sentimen positif. Meskipun demikian, kondisi regional terlihat cenderung flat karena pasar mengkhawatirkan terjadinya aksi profit taking.
IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak bervariasi pada kisaran 3814-3875. Exit atas posisi trading sebaiknya dilakukan hanya jika suport 3814 gagal bertahan.
Sementara itu, laju bursa regional yang diawal pembukaannya hari ini sempat tertahan, tapi kini berhasil menguat setelah pemerintah Jepang melalui Bank Sentral Jepang (BOJ) melakukan intervensi ke pasar mata uang. Intervensi yang dilakukan BOJ tidak lepas dari menguatnya nilai tukar terhadap mata uang utama dunia, dimana yen tertekan ke level 75,59 terhadap dollar.
Kabar dari Jepang berhasil membangkitkan sentimen pasar, setelah sempat tersirat eforia soal Eropa mulai mereda. Perlu kita ketahui bersama, pekan lalu pemimpin Eropa akhirnya memenuhi janjinya menghasilkan keputusan kongkrit. Kesepakatan itu mencakup pengurangan beban utang Yunani sebesar 50%, rekapitalisasi bank sebesar 106 miliar euro, dan menambah dana talangan menjadi 1 triliun euro.
Meski belum ada detil lebih lanjut, kesepakatan itu saat ini berhasil mengurangi kecemasan akan ancaman default Yunani dan efeknya terhadap negara lain dan sektor perbankan. Pasar melihat Eropa menghasilkan perkembangan yang sesuai harapan.
Menambah sentimen positif, data menunjukkan ekonomi AS tumbuh terpesat dalam tahun ini di kuartal ketiga. Selama periode itu, PDB AS tumbuh 2,5%, sesuai prediksi. Data ini mengurangi kecemasan akan ancaman resesi baru di ekonomi terbesar dunia itu.
Penguatan lanjutan masih terbuka, tapi perlu diwaspadai sejuah mana. Berdasarkan historis, pasar bereaksi positif kemudian menyadari masalah belum tuntas. Oleh karena itu, ada kemungkinan itu terjadi lagi dan bisa membuat pasar kembali terkoreksi.  Rally bisa terhenti menuju rapat reguler ECB 3 Nopember nanti, bila ekspektasi pemangkasan suku bunga meningkat. Dan yang perlu dicermati juga, Bank Sentral Australia (RBA) dijadwalkan melakukan rapat regular besok, prediksi menunjukkan bank sentral akan melakukan pemangkasan suku bunga 25 bps menjadi 4,50%. Dan tidak luput rapat regular Federal Reserve.
Sementara itu, padatnya data ekonomi penting pekan ini, seperti PMI China, PDB Inggris, ISM Manufacturing AS, ADP Employment dan Non-farm payrolls, membuat investor lebih berhati-hati dalam menentukan posisi mereka.

Review IHSG
M
engakhiri perdagangannya di  minggu lalu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya mampu mengantongi kenaikan tipis di tengah menguatnya bursa regional.
Sentimen positif masih datang dari Benua Eropa, kesepakatan penyelesaian utang Eropa menjadi pendorong utama kenaikan bursa global. Sentimen tersebut sekaligus telah memberi rasa percaya diri bagi investor untuk kembali mengoleksi saham-saham.
Sayangnya, laju kenaikan IHSG karena aksi profit investor domestic. Indeks bahkan sempat mampi r di zona merah di area 3.811,394.
Indeks sektoral di lantai Bursa Efek Indonesia bergerak mix. Sektor pertambangan menjadi penyokong kenaikan terbesar, dengan menguat sebesar 1,97%. Kemudian disusul oleh sektor aneka industri dan sektor industri dasar yang masing-masing naik sebesar 0,92% dan 0,93%.
Sementara sektor yang membebani kinerja  IHSG diantaranya sektor perkebunan, konsumer, properti, dan infrastruktur.
Menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (28/10/2011), IHSG naik 16,956 poin (0,44%) ke level 3.829,960. Sementara Indeks LQ 45 menguat 3,985 poin (0,58%) ke level 683,879.
Saham-saham yang mencatatkan kenaikan diantaranya Indo Tambangraya (ITMG), Astra Internasional (ASII), Gudang Garam (GGRM), dan Multibreeder (MBAI).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Multi Bintang (MLBI), XL Axiata (EXCL), Astra Agro (AALI), dan Sarana Menara (TOWR).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
asih bertahan di garis support 3.830, namun pola pembentukan shooting star pada candlestick bisa mejadi sinyal negatif bagi IHSG. Kondisi ini diperburuk pula oleh indikator stochastic yang overbought dan berpeluang dead cross. Support IHSG kini bergeser ke area 3.811. Jika support ditembus maka area 3.730 akan menjadi support dan target koreksi selanjutnya. Terlihat pula adanya sinyal bearish reversal dengan terbentuknya rising wedge. Kami melihat bahwa jika IHSG gagal menembus resistance saat ini di 3.875, dan berhasil menembus support di 3.730, maka pola rsisng wedge kemungkinan akan terbentuk, dan IHSG berpeluang terkoreksi lebih jauh menuju area 3.680 sebagai target pertama, dan 3.465 untuk target yang lebih jauh. Sebaliknya trend bullish IHSG akan berlanjut jika resistance di 3.875 ditembus, untuk meraih target bullish selanjutnya di area 3.930 – 4.000. Untuk har ini, UHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.800 – 3.875.

R3    3,930
R2    3,903
R1    3,866
   
Pivot    3,839
   
S1    3,803
S2    3,775
S3    3,739

Stock Pick
MPPA

M
asih dalam trend bearish, namun potensi reversal mulai terlihat setelah harga menembus resistance 950. moving average 10 yang mulai uptrend juga turut mendukung pola bullish untuk jangka pendek. Harga Saat ini masih tertahan di area resistance 1.020. Konfirmasi reversal akan didapat jika resistance tersebut ditembus, untuk target bullish menuju area 1.140 – 1.300.
Rekomendasi     : Buy @950, stop loss breakout 925, target 1.020 . Buy break 1.020, stop loss 980, target 1.140.
Support                : 950, 925
Resistance          : 1.020, 1.140

EXCL

G
agal menembus resistance double top di 5.650 bisa menjadi sinyal negatif bagi EXCL. Kondisi ini ddiperburuk dengan indikator RSI dan stochastic yang mulai downtrend. Sementara pola bearish engulfing juga menunjukkan adanya reversal. Konfirmasi bearish selanjutnya akan ditentukan dengan ditembusnya support di 4.925, untuk fokus pada penurunan yang lebih jauh menuju area 4.425.
Rekomendasi     : Sell breakout 4.925
Support                : 4.925, 4.750
Resistance          : 5.400, 5.650

Rekomendasi
Stock Screener


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account