Sektor properti topang Hang Seng

Tanggal December 22, 2011 / 6:00 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Indeks Hang Seng berakhir negatif hari ini, mengikuti kelesuan bursa regional, karena masih adanya kekhawatiran mengenai krisis utang, meskii ECB telah melaksanakan tender.

Untuk pertama kalinya ECB menyelenggarakan pinjaman tak terbatas dengan biaya murah. ECB menerima order pinjaman hingga 489,19 miliar euro dari bank. Sayangnya program uang ditujukan untuk mengatasi krisis utang belum meyakinkan pelaku pasar.

Tapi sektor properti berjaya menyusul berita pemerintah Hong Kong akan mengurangi pasokan tanah di kuartal pertama, yang dianggap analis sebagai langkahy untuk meredam dampak perlambatan global terhadap sektor properti. Pemerintah berencana menjual lima kawasan residensial selama periode itu, yang diperkirakan akan menyediakan hingga 430 apartemen.

Indeks Hang Seng ditutup melemah 38,22 poin, atau 0,2%, di 18.378,23.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account