Saham coba bertahan positif
Jakarta, Strategydesk - Saham Asia bergerak positif hari ini menyusul penguatan Wall Street dan data ketenagakerjaan AS yang mengurangi kecemasan mengenai ekonomi terbesar dunia itu.
Data Jumat lalu menunjukan nonfarm payroll, atau lapangan kerja di luar sektor pertanian, berkurang 54.000 di Agustus, lebih rendah dari prediksi 105.000. Selain itu, lapangan kerja swasta bertambah sebanyak 67.000, lebih besar dari prediksi 40.000.
Data itu mengurangi kecemasan pasar akan ancaman double dip recession. Indeks Nikkei menguat 100 poin saat ini. Namun, pergerakan yen masih menentukan lajunya. Apresiasi mata uang itu bisa menggerus penguatan indeks tersebut.
Aktivitas perdagangan sepertinya akan berkurang karena liburnya pasar AS. Apalagi hampir tidak ada even ekonomi penting terjadwal hari ini. Minimnya katalis akan menjadi faktor penghambat laju saham Asia dan Eropa. Namun, data payroll AS sepertinya masih menjadi sentimen positif.
Nikkei Futures Kontrak September (SSIU0)
Indeks Nikkei menutup perdagangan minggu lalu dengan hasil positif, berkat data AS yang mengurangi kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi dan memicu short covering. Namun, penguatan terhambat oleh kehati-hatian investor menjelang data ketenagakerjaan AS. Selain itu, investor juga cemas apakah data ekonomi minggu ini benar-benar menunjukan pemulihan. Indeks Nikkei .N225 ditutup menguat 51,29 poin, atau 0,57%, di 9.114,13. Selama minggu lalu, indeks tersebut menguat 1,4%, penguatan mingguan terbesarnya dalam dua bulan terakhir.
Indeks Nikkei diperkirakan masih akan mengalami kenaikan untuk kali keempat secara berturut-turut, setelah sinyal perlambatan ekonomi mulai mereda, yang terindikasi dari baiknya serangkaian data AS. Tapi laju indeks cenderung tersendat karena penguatan yen.
Kospi Futures Kontrak September (KSU0)
Sementara itu di Korsel, indeks Kospi juga hanya mencatat kenaikan tipis. Penguatan didorong oleh data ekonomi AS, namun terhambat menjelang data payroll. Indeks Kospi .KS11 ditutup menguat 4,29 poin, atau 0,24%, di 1.780,02. Penguatan dipimpin oleh saham teknologi seperti Hynix Semiconductor dan LG Electronics. Namun, saham Shinhan Financial Group jatuh karena skandal yang melibatkan CEO-nya.
Indeks Kospi diperkirakan akan mengalami kenaikan hari ini, dipimpin saham-saham ekspor berbasis teknologi seperti Hynix Semiconductor menyusul kenaikan saham sejenis di AS. Sokongan kenaikan juga didukung berkurangnya kekhawatiran lesunya ekonomi.
Hang Seng Futures Kontrak September (HSIU0)
Indeks Hang Seng masih mencatat hasil positif kemarin, melanjutkan gain sesi sebelumnya, didorong sektor properti setelah Sino Land mengumumkan kinerja keuangan yang lebih baik dari prediksi. Selain itu, sektor itu juga terangkat berkat data yang menunjukan penjualan rumah di Hong Kong meningkat ke level tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Indeks Hang Seng .HSI ditutup menguat 102,58 poin, atau 0,49%, di 20.971,50.
Indeks Hang Seng bergerak positif hari ini, menyusul penguatan Wall Street dan data ketenagakerjaan yang lebih baik dari prediksi. Meski membaik, sentimen pasar masihlah rentan. Oleh karena itu, penguatan sewaktu-waktu bisa terkikis. Namun,pergerakan kali ini cenderung terbatas karena minimnya katalis dan libur pasar AS.
Rekomendasi
NIKKEI
KOSPI
HANG SENG
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Krisis Eropa kembali menggelayuti regional
- Regional rally berkat data AS
- Wall Street flat, regional menanti payroll
- Data manufaktur angkat regional
- Data AS mengecewakan, regional tertekan
- Wall Street koreksi tipis, regional range terbatas
- Dow koreksi, regional fokus pertemuan Uni Eropa
- Data AS giring koreksi bursa Asia
- Pasca FOMC, bursa Asia masih positif
- Apple Hijaukan Regional
- Fokus Menkeu Eropa, Nikkei menguat
- Laju Nikkei tertahan
- Sentimen Positf Eropa & AS, bursa Asia melaju
- IMF, Goldman Sach Hijaukan Asia
- Penguatan Asia Mulai Terbatasi



