Saham Asia masih rentan

Tanggal August 18, 2010 / 8:10 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Indeks utama Wall Street berakhir positif semalam, menyusul gemilangnya catatan kinerja keuangan perusahaan ritel Wal-Mart dan Home Depot. Namun, beragamnya yang dirilis semalam, membuat sebagian pelaku pasar masih mencemaskan akan pemulihan ekonomi global.
Hampir tidak adanya data ekonomi penting baik Eropa dan AS hari ini, membuat sebagian pelaku pasar lebih memilih wait and see, dan terlihat melakukan aksi ambil untung bila ada kenaikan yang cukup tajam.
Nikkei Futures Kontrak September (SSIU0)
Indeks Nikkei pada penutupan kemarin kembali jatuh, ke level terendahnya dalam 8 bulan terakhir. Penguatan yen yang ditenggarai mencuatnya sinyal perlambatan ekonomi global, mendorong terjadinya aksi safe haven. Namun, kejatuhan indeks berhasil dibatasi menyusul adanya pernyataan pemerintah Jepang bahwa Perdana Menteri Jepang Naoto Kan dan Ketua Bank Sentral Jepang (BOJ) Masaaki Shirakawa, kemungkinan akan melakukan langkah-langkah kongkrit terhadap pergerakan mata uang yen. Indeks Nikkei .N225 ditutup melemah 34,99 poin, atau 0,38%, di 9.161,68.
Indeks Nikkei diperkirakan akan mengalami kenaikan hari ini, setelah Wall Street mencatat penguatan diakhir perdagangan kemarin. Namun, kenaikan cenderung terbatas karena kecemasan akan berlanjutnya penguatan yen. 
Kospi Futures Kontrak September (KSU0)
Sementara itu di Korsel, indeks Kospi justru mencatat hasil gemilang, dengan rebound signifikan. Aksi beli terhadap saham teknologi dan produsen kapal, yang sempat anjlok di beberapa sesi sebelumnya, membawa indeks lepas dari level terendah dalam sebulan terakhirnya. Indeks Kospi .KS11 ditutup menguat 11,72 poin, atau 0,67%, di 1.755,03.
Indeks Kospi kemungkinan akan melanjutkan kenaikannya hari ini, berkat sinyal positif dari baiknya serangkaian data dan kinerja keuangan perusahaan AS, berhasil mengurangi kecemasan akan perlambatan ekonomi global. Selain itu, aksi bargain hunting turut angkat indeks pasca kejatuhan pada perdagangan beberapa hari sebelumnya.
Hang Seng Futures Kontrak Agustus (HSIQ0)
Indeks Hang Seng berhasil bangkit dari kejatuhan di sesi akhir perdagangan kemarin, menyusul baiknya hasil lelang tanah pemerintah, mendongrak kinerja saham properti setelah perdagangan sebelumnya terkoreksi tajam. Indeks Hang Seng .HSI ditutup melemah 25,31 poin, atau 0,12%, di 21.137,43.
Penguatan bursa regional yang didukung kenaikan Wall Street, diperkirakan akan berimbas pada perdagangan Hang Seng hari ini. Kembali merebaknya sentimen positif pasca laporan kinerja keuangan perusahaan ritel Wal-Mart dan Home Depot, serta serangkaian data AS seperti data perumahan dan industrial production yang melebihi ekspektasi. Namun, spekulasi pengetatan kebijakan moneter China masih hambat indeks.

Rekomendasi
NIKKEI


KOSPI


HANG SENG


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account