Rupiah hanya melemah tipis
Jakarta, Strategydesk - Rupiah masih relatif stabil hari ini, dengan hanya melemah 7 poin. Derasnya arus dana asing yang masuk ke dalam negeri menjadi factor yang mengangkat rupiah.
Menurut data Reuters, Rupiah ditutup di Rp. 8.932 per dollar hari ini dari 8.725 di sesi sebelumnya. Pembelian rupiah secara selektif oleh para trader merupakan sebab penguatan rupiah.
Aksi beli terjadi menyusul keluarnya data ekspor Indonesia yang menunjukkan kenaikan akibat membaiknya harga komoditas di pasar ekspor. Namun aksi beli rupiah mulai berkurang saat perdagangan sore hari. Faktor lain yang membuat rupiah terapresiasi adalah derasnya arus dana asing yang masuk ke Indonesia.
Penguatan rupiah akhir-akhir ini, mengkhawatirkan pemerintah karena dapat mengurangi daya saing barang ekspor Indonesia. Apresiasi rupiah membuat Menteri Keuangan Agus Martowardodjo bertemu dengan BI untuk membahas pergerakan rupiah ke depan.
Akan tetapi, bila hal ini dilihat dari sisi inflasi, jelas dapat menahan kenaikan inflasi dari impor. Maka dari itu BI harus segera melakukan stabilisasi derasnya capital inflow ke Indonesia.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Data perdagangan angkat aussie
- Yen rally berkat pembelian eksportir
- Jepang defisit, yen jatuh
- EUR/USD flat setelah sesi Asia
- Data China bagus, aussie melambung
- Sterling ikut merana karena downgrade Eropa
- Euro rebound, masih bearish
- Data buruk, yen justru menguat
- Sentimen membaik, sterling rebound
- Wafatnya Kim Jong-il angkat dollar
- Rilisan Data Ekonomi 12 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 09 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 08 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 07 Desember 2011
- Aussie jatuh pasca RBA



