Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi

Tanggal January 30, 2012 / 12:19 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Nouriel Roubini, ekonom yang memprediksikan krisis finansial, mengatakan Yunani kemungkinan akan keluar dari zona euro dalam 12 bulan mendatang, disusul oleh Portugal.

“Zona euro perlahan-lahan hancur,” katanya dalam diskusi panel di Davos, Swiss kemarin. Tidak hanya Yunani, beberapa negara lain pun juga terancam bangkrut,” kata ekonom yang berjulukan Dr. Doom itu.

Menurutnya, zona euro akan terjerumus ke resesi berat dan ada 50% kemungkinan dalam tiga sampai lima tahun ke depan zona euro akan bubar. “Tidak semua anggota mampu bertahan, Yunani dan mungkin Portugal bisa keluar, Yunani dalam 12 bulan ke depan, sedangkan Portuhal mungkin sedikit lebih lama dari itu,” ujarnya.

Tiga bulan lalu, Uni Eropa berhasil membantu Yunani dengan membuat para kreditor bersedia mengurangi utang negara itu sebesar 50%. Tapi memburuknya kondisi ekonomi mempersulit tujuan mengurangi utang Yunani dari 160% PDB ke 120% sampai 2020.

Dalam kesempatan itu, Roubini juga mengatakan dampak krisis finansial akan tetap terasa sampai satu dekade. Ia melihat masa sulit bagi ekonomi global dan memperingatkan tanpa perubahan kebijakan, situasi akan memburuk.

Menurutnya, sampai Eropa mereformasi dan AS serius mengurangu utangnya, ekonomi dunia akan terus merana. “Kita hidup di dunia di mana masih begitu tinggi kerapuhan ekonomi dan finansial. Begitu besar ketidakpastian, makroekonomi, finansial, fiskal, perbankan, regulasi dan perpajakan. Belum lagi ketidakpastian geopolitik, ujarnya.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account