Roubini: Terlambat, resesi sudah datang
Jakarta, Strategydesk - AS dan Eropa tidak bisa melakukan apapun untuk mencegah ekonomi kembali ke resesi, kata Nouriel Roubini.
Roubini, yang terkenal karena memprediksikan krisis finansial 2008, mengatakan hilang sudah harapan untuk menghindari double dip recession. “Ekonomi sudah dalam resesi, apapun yang kini dilakukan the Fed terlalu kecil dan terlambat,“ kata Roubini dalam halaman Twitter-nya.
The Fed kemarin mengeluarkan stimulus baru yang disebut Operation Twist untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja. Tapi langkah itu dianggap belum cukup di tengah gejolak ekonomi di negara lain.
Roubini mengatakan awan semakin mendung di belahan dunia lain. “Inggris sudah double dip, zona euro dalam resesi, dan China melambat,” katanya di Twitter. “AS, zona euro dan Inggris secara efektif kini sudah dalam resesi, dan para pemimpin kehabisan trik. Pernyataannya kini, apakah ini hanya resesi ringan di G-7, atau resesi besar plus krisis finansial global yang sama buruknya bahkan lebih buruk dari 2008-09?”
Roubini bukan satu-satunya tokoh di dunia bisnis dan ekonomi yang memprediksikan masa suram bagi ekonomi AS. Lainnnya adalah miliuner George Soros. “ Menurutku kita sudah dalam resesi, kata Soros kepada CNBC ketika ditanya apakah AS terancam kembali ke resesi. Soros menyalahkan Republik, dengan mengatakan penentangan mereka terhadap rencana pajak dan lapangan kerja Obama menjadi penyebab ekonomi kembali kontraksi.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tsipras: Progam penghematan harus dikaji ulang
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik



