Roubini: Terlambat, resesi sudah datang

Tanggal September 23, 2011 / 10:50 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - AS dan Eropa tidak bisa melakukan apapun untuk mencegah ekonomi kembali ke resesi, kata Nouriel Roubini.

Roubini, yang terkenal karena memprediksikan krisis finansial 2008, mengatakan hilang sudah harapan untuk menghindari double dip recession.  “Ekonomi sudah dalam resesi, apapun yang kini dilakukan the Fed terlalu kecil dan terlambat,“ kata Roubini dalam halaman Twitter-nya.

The Fed kemarin mengeluarkan stimulus baru yang disebut Operation Twist untuk mendorong pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja. Tapi langkah itu dianggap belum cukup di tengah gejolak ekonomi di negara lain.

Roubini mengatakan awan semakin mendung di belahan dunia lain. “Inggris sudah double dip, zona euro dalam resesi, dan China melambat,”  katanya di Twitter. “AS, zona euro dan Inggris secara efektif kini sudah dalam resesi, dan para pemimpin kehabisan trik. Pernyataannya kini, apakah ini hanya resesi ringan di G-7, atau resesi besar plus krisis finansial global yang sama buruknya bahkan lebih buruk dari 2008-09?”

Roubini bukan satu-satunya tokoh di dunia bisnis dan ekonomi yang memprediksikan masa suram bagi ekonomi AS. Lainnnya adalah miliuner George Soros. “ Menurutku kita sudah dalam resesi, kata Soros kepada CNBC ketika ditanya apakah AS terancam kembali ke resesi. Soros menyalahkan Republik, dengan mengatakan penentangan mereka terhadap rencana pajak dan lapangan kerja Obama menjadi penyebab ekonomi kembali kontraksi.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account