Rilisan Data Ekonomi 05 Oktober 2011
Jakarta, Strategydesk
Rilis data harian:
Jam 15.28, Inggris dijadwalkan akan merilis data CIPS Service PMI (indeks perubahan industry jasa) bulanan yang diperkirakan akan dirilis turun menjadi 50,5 dari data sebelumnya 51,1, maka akan berdampak negatif atau melemahkan pound dalam jangka panjang. Jika rilis data aktual lebih kecil dari perkiraan, maka akan berdampak melemahkan pound dan sebaliknya.
Jam 15.30, Inggris dijadwalkan akan merilis data Current Account (perubahan angka neraca berjalan bank sentral) bulanan yang diperkirakan akan dirilis turun menjadi -10,4 miliar dari data sebelumnya -9,4 milyar pound, maka akan berdampak negatif atau melemahkan pound dalam jangka panjang. Jika rilis data aktual lebih kecil dari perkiraan, maka akan berdampak melemahkan pound dan sebaliknya.
Jam 16.00, Uni Eropa dijadwalkan akan merilis data Retail Sales (persentase perubahan angka penjualan barang ritel) bulanan yang diperkirakan akan dirilis turun menjadi -0,3 persen dari data sebelumnya 0,2 persen, maka akan berdampak negatif atau melemahkan euro dalam jangka menengah. Jika rilis data aktual lebih kecil dari perkiraan, maka akan berdampak melemahkan euro dan sebaliknya.
Jam 19.15, AS dijadwalkan akan merilis data ADP National Employment (perubahan angka pekerja aktif diluar sector pertanian dan pemerintahan) bulanan yang diperkirakan akan dirilis turun menjadi 75 ribu pekerja dari data sebelumnya 91 ribu pekerja, maka akan berdampak negatif atau melemahkan dolar dalam jangka panjang. Jika rilis data aktual kecil dari perkiraan, maka akan berdampak melemahkan dolar dan sebaliknya.
Jam 21.00, AS dijadwalkan akan merilis data ISM Non-Manufacturing PMI (indeks perubahan sector industry non manufaktur) bulanan yang diperkirakan akan dirilis turun menjadi 52,9 dari data sebelumnya 53,3, maka akan berdampak negatif atau melemahkan dolar dalam jangka panjang. Jika rilis data aktual lebih kecil dari perkiraan, maka akan berdampak melemahkan dolar dan sebaliknya.
Jam 21.30, AS dijadwalkan akan merilis data Crude Oil Inventories (perubahan angka persediaan minyak mentah jenis light sweet) mingguan yang diperkirakan akan dirilis turun menjadi 1,0 juta barel dari data sebelumnya 1,9 juta barel, maka akan berdampak positif atau menguatkan harga minyak dalam jangka panjang. Jika rilis data aktual lebih kecil dari perkiraan, maka akan berdampak menguatkan indeks harga minyak mentah dunia di bursa NYMEX New York dan sebaliknya.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Data inflasi tekan sterling
- Aussie masih bearish, sempat tembus paritas
- Setelah anjlok, euro coba bangkit
- Euro, franc melesat atas dollar
- Inggris resesi lagi, sterling koreksi
- Inflasi melambat tajam, aussie anjlok
- Data ritel makin lambungkan sterling
- RBA, isu Eropa tekan aussie
- Yen rally setelah BOJ
- Sterling melaju berkat data PMI
- Eksportir Jepang angkat yen
- BOE Minutes, laporan defisit tekan sterling
- Isu ekonomi China hantam aussie
- Dollar rally, yen terus melorot
- Data bagus, euro tetap lunglai



