Regional tunggu deal Yunani, inflasi China
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei berhasil menembus level 9.000 lagi untuk pertama kalinya dalam tiga bulan terakhir kemarin, berkat proyeksi keuangan Toyota Motor dan pelemahan yen. Indeks juga menguat berkat penguatan saham eksportir karena yen melemah berkat data yang menunjukkan pemerintah melaksanakan intervensi terselubung pada Nopember. Indeks Nikkei ditutup menguat 98,07 poin, atau 1,10% di 9.015,59.
Indeks Nikkei kemungkinan akan bergerak dalam range yang sempit meski adanya support dari indeks utama di AS yang berhasil ditutup di zona positif dan juga pelemahan yen terhadap dollar. Pelaku pasar mengatakan indeks Nikkei yang kemarin berhasil menembus level 9.000, tertinggi sejak Oktober lalu rawan adanya aksi profit taking bersamaan dengan rilisan data inflasi China yang diperkirakan turun.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi berhasil menembus level psikologis 2.000 kemarin, berkat melimpahnya likuiditas dan gencarnya pembelian investor asing. Selain itu, investor juga menyambut berita Yunani akan segera merampunga persyaratan yang dibutuhkan untuk mendapat bailout lagi. Indeks Kospi ditutup naik 22,14 poin, atau 1,12% di 2.003,73.
Indeks Kospi yang sebenarnya mengalami penguatan mengikuti jejak bursa saham di AS. Tapi bersamaan jelang berakhirnya kontrak option hari ini. Selain itu, beberapa investor mengkhawatirkan tembusnya resisten 2.000 akan adanya profit taking. Rapat bulan Bank Sentral Korea (BOK) hari ini, diperkirakan akan mempertahankan suku bunga 3,25%, ditengah hadapan ketidakpastian kondisi inflasi dan pertumbuhan.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang berlabuh di level tertinggi dalam enam bulan terakhir kemarin, didorong oleh saham properti dan komoditas China. Tapi penguatan terhambat menjelang pengumuman data inflasi China, Kamis pecan ini. Saham properti berjaya menyusul aksi jual yang dipicu oleh langkah bank sentral mengimbau bank menyediakan pinjaman untuk pemilik rumah pertama kali. Saham produsen minyak rally setelah Beijing menaikkan harga BBM untuk pertama kalinya dalam 10 bulan terakhir. Indeks Hang Seng ditutup melonjak 319,27, atau 1,54% ke posisi 21.018,46.
Indeks Hang Seng diperkirakan akan menguat kendati terbatas. Bursa saham di AS berakhir naik tipis di tengah volume perdagangan yang sempit karena investor menantikan perkembangan Yunani. Selain itu, China akan merilis data inflasi Januari yang diprediksi turun 0,1% menjadi 4,0%.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



