Regional tertekan jelang payroll

Tanggal January 06, 2012 / 7:49 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Startegydesk
Nikkei
       I
ndeks Nikkei terkoreksi kemarin, lepas dari level tertinggi dalam tiga minggu terakhir yang dicatat kemarin, diguncang oleh kekhawatiran krisis utang Eropa berpotensi memburuk. Seiring dengan berita buruk dari Eropa, euro terjungkal, kembali ke level terendah dalam 11 tahun terakhir terhadap yen. Apresiasi yen terhadap euro ini amatlah menekan indeks, menghantam emiten yang punya pasar besar di Eropa. Indeks Nikkei ditutup melemah 71,40 poin, atau 0,83% di 8.488,71.
      Indeks Nikkei kemungkinan akan terjebak dalam range terbatas kali ini setelah indeks menguat tajam kemarin. Pelaku pasar mengatakan penguatan yen terhadap dollar dan euro bisa menggerus penguatan saham. Yen saat ini masih berada di bawah 100 terhadap euro, setelah terapresiasi hingga ke 98,45, tertinggi dalam 11 tahun terakhir.

Rekomendasi



Kospi
      I
ndeks  terkoreksi berakhir stabil kemarin, setelah bergerak dalam range terbatas, karena isu krisis utang Eropa membuat investor enggan bertransaksi. Tapi penguatan saham energi, menyusul kenaikan harga minyak, berhasil menjadi penopang.  Indeks Kospi ditutup turun 2,48 poin, atau 0,13% di 1.863,74.
      Indeks Kospi belum sepenuhnya bisa bangkit perdagangan kali ini, karena kembali dicemaskan masalah krisis utang zona euro. Setelah diawal perdagangan tahun ini pelaku pasar disuguhkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi global pasca serangkaian data AS yang membaik. Fokus pasar kini tertuju pada data ketenagakerjaan AS di Desember yang diprediksi bertambah 150 ribu dari sebelumnya 120 ribu.

Rekomendasi



Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng berakhir menguat kemarin setelah Perdana Menteri Wen Jiabao memperingatkan masa sulit bagi ekonomi China. Wen mengatakan kondisi bisnis kemungkinan relative sulit kuartal ini dan kebijakan moneter akan disesuaikan bila diperlukan.  Indeks Hang Seng ditutup menguat 86,10, atau 0,46% ke posisi 18.813,41.   
      Bursa saham AS yang berakhir mixed semalam ditengah rendahnya volume transaksi. Tetapi beberapa pelaku pasar melakukan aksi jual karena perhatian mereka terhadap permasalahan krisis utang zona euro yang masih menjadi momok. Dengan ketatnya pasar kredit membuat perbankan Eropa semakin tinggi untuk menambah modalnya. Indeks Hang Seng hari ini coba bergerak pada kisaran 18.600-18.850. Saham-saham bank diperkirakan menguat ikuti jejak saham terkait di AS. Data payroll AS jadi fokus. 

Rekomendasi

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account