Regional sideway, Eropa masih jadi fokus
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei berakhir negatif dalam perdagangan yang relatif sepi kemarin menyusul kenaikan yield obligasi Italia, yang membangkitkan keresahan soal krisis utang Eropa. Kelegaan mengenai penunjukkan pemimpin baru Italia tidak berlangsung lama. Meski Italia sukses mendapatkan pendanaan 3 miliar euro dalam lelang Senin kemarin, yield obligasi bertenor 5 tahunnya naik ke 6,29% dari 5,32% bulan lalu. Indeks Nikkei ditutup turun 61,77 poin, atau 0,72% di 8.541,93.
Indeks Nikkei diperkirakan akan bergerak dalam range terbatas dalam perdagangannya kali ini, kendati bursa AS mencatat penguatan. Kalangan analis, Jepang seperti negara lain dunia, terfokus ke Eropa, dan pergerakan indeks akan tetap terbatas selama investor yakin situasi terkendali. Saham energy kemungkinan menguat seiring naiknya harga minyak global.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi berlabuh di zona merah kemarin karena kejatuhan saham keuangan dan energi, dengan kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa menambah tekanan, menyusul kenaikan yield obligasi Italia. Indeks Kospi ditutup turun 16,69 poin, atau 0,88% di 1.886,12.
Indeks Kospi berpeluang menguat berkat saham-saham teknologi, dimana Hynix Semiconductor dan Samsung Electronic mendapat kepercayaan dari Amzon.com Inc yang akan menyematkan produk tablet Kindle Fire dari produk kedua perusahaan Korsel itu. Tapi kalangan analis mengatakan, situasi kini belum sepenuhnya dikatakan baik. Kenaikan indeks di sesi sebelumnya lebih karena investor membeli kembali saham yang mereka jual minggu lalu, bukan mengambil posisi baru.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng berakhir negatif kemarin, mengikuti arah regional, di tengah kecemasan mengenai kemampuan Eropa mengatasi krisis utangnya. Hasil lelang obligasi Italia mengecewakan pasar, dengan yield mencapai 6,29%, untuk dapat berhasil mengumpulkan 3 miliar euro. Para analis mengatakan hasil lelang itu menunjukkan krisis utang berdampak ke keuangan Italia, dan mereka mempertanyakan seberapa lama negara tersebut bisa menanggung yield setinggi itu. Indeks Hang Seng ditutup turun 159,74 poin, atau 0,82%, di 19.348,44.
Indeks Hang Seng coba meraih penguatannya hari ini mengikuti jejak bursa saham AS. Investor berspekulasi PM Italia Mario Monti diharapkan mampu membentuk pemerintahan baru untuk mengatasi krisis utangnya.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



