Regional mulai flat

Tanggal January 05, 2012 / 7:40 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
      D
alam perdagangan perdana di tahun baru, indeks Nikkei berlabuh di level tertinggi dalam tiga minggu terakhir kemarin berkat serangkaian data ekonomi beberapa negara besar. Data manufaktur dari AS, Eropa dan China mengurangi kekhawatiran mengenai ekonomi global. Semua data itu mengangkat emiten besar, terutama dari sektor otomotif dan keuangan. Indeks Nikkei ditutup menguat 104,76 poin, atau 1,24% di 8.560,11.
      Indeks Nikkei kemungkinan akan terjebak dalam range terbatas kali ini setelah indeks menguat tajam kemarin. Pelaku pasar mengatakan penguatan yen terhadap dollar dan euro bisa menggerus penguatan saham. Yen saat ini masih berada di bawah 100 terhadap euro, setelah terapresiasi hingga ke 98,71, tertinggi dalam 11 tahun terakhir. Dengan dollar, yen menyentuh 78,55, tertinggi sejak Nopember.

Rekomendasi




Kospi
      I
ndeks  terkoreksi kemarin, setelah mencatat penguatan tajam kemarin. Koreksi ini tidak lepas dari kejatuhan saham teknologi, menyusul aksi ambil untung. Tapi penguatan saham otomotif dan energi, serta ekspektasi positif akan data ekonomi AS meredam kejatuhan itu.  Indeks Kospi ditutup turun 9,19 poin, atau 0,49% di 1.866,22.
      Indeks Kospi belum sepenuhnya bisa bangkit perdagangan kali ini, karena kembali dicemaskan masalah krisis utang zona euro. Setelah diawal perdagangan tahun ini pelaku pasar disuguhkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi global pasca serangkaian data AS yang membaik. Kini kabar bank-bank di Eropa yang perlu menambahkan modalnya guna mengatasi krisis membuat sentimen sebelumnya mereda.

Rekomendasi



Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng berakhir negatif kemarin setelah Perdana Menteri Wen Jiabao memperingatkan masa sulit bagi ekonomi China. Wen mengatakan kondisi bisnis kemungkinan relative sulit kuartal ini dan kebijakan moneter akan disesuaikan bila diperlukan.  Indeks Hang Seng ditutup melemah 150,10, atau 0,80% ke posisi 18.727,31.   
      Bursa saham AS yang berakhir mixed semalam ditengah rendahnya volume transaksi. Tetapi beberapa pelaku pasar melakukan aksi jual karena perhatian mereka terhadap permasalahan krisis utang zona euro yang masih menjadi momok. Dengan ketatnya pasar kredit membuat perbankan Eropa semakin tinggi untuk menambah modalnya. Indeks Hang Seng hari ini coba bergerak pada kisaran 18.600-18.850. Saham-saham komoditas kemungkinan menopang indeks seiring kenaikan harga komoditas global.

Rekomendasi



Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account