Regional mulai flat
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Dalam perdagangan perdana di tahun baru, indeks Nikkei berlabuh di level tertinggi dalam tiga minggu terakhir kemarin berkat serangkaian data ekonomi beberapa negara besar. Data manufaktur dari AS, Eropa dan China mengurangi kekhawatiran mengenai ekonomi global. Semua data itu mengangkat emiten besar, terutama dari sektor otomotif dan keuangan. Indeks Nikkei ditutup menguat 104,76 poin, atau 1,24% di 8.560,11.
Indeks Nikkei kemungkinan akan terjebak dalam range terbatas kali ini setelah indeks menguat tajam kemarin. Pelaku pasar mengatakan penguatan yen terhadap dollar dan euro bisa menggerus penguatan saham. Yen saat ini masih berada di bawah 100 terhadap euro, setelah terapresiasi hingga ke 98,71, tertinggi dalam 11 tahun terakhir. Dengan dollar, yen menyentuh 78,55, tertinggi sejak Nopember.
Rekomendasi

Kospi
Indeks terkoreksi kemarin, setelah mencatat penguatan tajam kemarin. Koreksi ini tidak lepas dari kejatuhan saham teknologi, menyusul aksi ambil untung. Tapi penguatan saham otomotif dan energi, serta ekspektasi positif akan data ekonomi AS meredam kejatuhan itu. Indeks Kospi ditutup turun 9,19 poin, atau 0,49% di 1.866,22.
Indeks Kospi belum sepenuhnya bisa bangkit perdagangan kali ini, karena kembali dicemaskan masalah krisis utang zona euro. Setelah diawal perdagangan tahun ini pelaku pasar disuguhkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi global pasca serangkaian data AS yang membaik. Kini kabar bank-bank di Eropa yang perlu menambahkan modalnya guna mengatasi krisis membuat sentimen sebelumnya mereda.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng berakhir negatif kemarin setelah Perdana Menteri Wen Jiabao memperingatkan masa sulit bagi ekonomi China. Wen mengatakan kondisi bisnis kemungkinan relative sulit kuartal ini dan kebijakan moneter akan disesuaikan bila diperlukan. Indeks Hang Seng ditutup melemah 150,10, atau 0,80% ke posisi 18.727,31.
Bursa saham AS yang berakhir mixed semalam ditengah rendahnya volume transaksi. Tetapi beberapa pelaku pasar melakukan aksi jual karena perhatian mereka terhadap permasalahan krisis utang zona euro yang masih menjadi momok. Dengan ketatnya pasar kredit membuat perbankan Eropa semakin tinggi untuk menambah modalnya. Indeks Hang Seng hari ini coba bergerak pada kisaran 18.600-18.850. Saham-saham komoditas kemungkinan menopang indeks seiring kenaikan harga komoditas global.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



