Regional menguat, IHSG masih flat

Tanggal January 10, 2012 / 9:06 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Kenaikan tipis (0,27%) yang terjadi pada indeks Dow Jones Industrial (DJI), setidaknya sedikit mengurangi sentimen negatif yang ada dari krisis Eropa. Akan tetapi, kenaikan tersebut diperkirakan belum akan mampu melepaskan IHSG dari pergerakan flat pada kisaran 3821-3925.
Pada perdagangan kemarin, aksi profit taking dari sebagian pelaku pasar yang kurang yakin bahwa IHSG masih bisa naik hingga diatas 4000, telah memberikan tekanan kepada pasar. Hari ini, perlu kita lihat kelanjutan dari aksi tersebut. Jika aksi tersebut terhenti, IHSG bakal kembali menguji resisten di 3900-3925.

Global Outlook
B
ursa saham Asia mendapat dukungan dari penguatan mata uang euro yang memicu para pelaku pasar kembali melakukan aksi risk appetite, yang juga mendorong penguatan bursa saham.
Bursa saham AS bangkit karena pelaku pasar dalam beberapa hari kedepan akan terfokus pada serangkaian laporan keuangan. Dan semalam telah dimulai, dimana produsen alumunium Alcoa Inc untuk kali pertamanya menyusul lesunya permintaan alumunium karena kondisi ekonomi global.
Alcoa mencatat net loss $191 juta, atau 18 sen per saham di kuartal Oktober-Desember. Jika dibandingkan kuartal yg sama di tahun sebelumnya sebesar $258 juta atau 24 sen per saham. Untuk revenue naik $6 miliar dari $5.65 miliar. Jadi secara keseluruhan net income Alcoa di 2011 sebesar $611 juta atau 55 sen per saham, jika dibandingkan di tahun 2010 yang sebesar $254 juta atau 24 sen per saham. Revenue menjadi $25 miliar dari $21 miliar. Jumat pekan ini, JPMorgan dijadwalkan merilis laporan keuangannya.
Kejatuhan tajam selama empat sesi terakhir seharusnya membuka peluang untuk bargain hunting, Tapi, tanpa didukung katalis dari berita positif, sulit bagi bursa saham untuk bangkit sepenuhnya. Oleh karena itu, pasar akan mencermati dampak dari hasil pertemuan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy kemarin. Duo yang amat memperngaruhi kebijakan zona euro itu akan membahas masalah yang menyangkut keberlangsungan blok itu, salah satunya integrasi fiskal.
Pernyataan dari kedua pemimpin itu, bila disambut pasar,  mungkin bisa mengangkat sentimen, tapi kemungkinan masih belum mengubah trennya. Minggu ini dipenuhi oleh even dari Eropa, selain pertemuan Merkozy, Perdana Menteri Italia Mario Monti akan ke Berlin besok, hari yang sama Uni Eropa membahas obligasi euro. Esoknya, ECB akan menggelar rapat reguler. Dan tidak luput juga, lelang obligasi Italia dan Spanyol diumumkan hari Kamis.

Review IHSG
S
empat berlabuh di zona merah pada awal-awal perdangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya mampu merubah keadaan, dan berhasil menguat pada perdagangan awal minggu ini.
Investor sempat dibuat khawatir menjelang berlangsungnya pertemuan Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Prancis Nicolas Sarcozy yang akan membahas aturan baru mengenai keseragaman fiskal.
Namun menjelang penutupan pasar dan seiiring membaiknya kinerja bursa regional, rasa percaya diri investor bangkit untuk mengoleksi saham-saham. Hasilnya, pada penutupan perdagangan, Senin (9/1/2012), IHSG menguat 19,657 poin (0,50%) ke level 3.889,072. Sementara Indeks LQ 45 menanjak 4,879 poin (0,71%) ke level 687,805.
Saham-saham yang berhasil naik diantaranya Hero Supermarket (HERO), Fastfood (FAST), Bank Danamon (BDMN), dan Unilever (UNVR).
Sementara saham-saham yang turun antara lain Astra Internasional (ASII), Gudang Garam (GGRM), Century Textille (CNTX) dan Hexindo (HEXA).

Ulasan Teknikal
IHSG

M
eski stochastic terlihat dead cross, beberapa indikator justru memperlihatkan pola bullish. terlihat dari terbentuknya pola bullish harami pada candlestick, serta RSI yang masih positif. Selain iu, MA pun masih memperlihatkan pola uptrend dan IHSG saat ini mampu kembali ditutup di atas resistance 3.875. Dengan begitu, kami masih melihat potensi kenaikan IHSG untuk kembali menguji resistance 3.950, di mana jika berhasil ditembus, akan mengkonfirmasi kenaikan menuju area 4.050 – 4.150. sementara itu, hanya penurunan di bawah 3.830 yang akan membuat IHSG bearish untuk jangka pendek menuju area 3.800 – 3.750. Untuk hari ini, IHSG diperkirakan akan bergerak di kisaran 3.860 – 3.950 dengan kecenderungan menguat.

R3    3,945
R2    3,918
R1    3,903
   
Pivot    3,876
   
S1    3,862
S2    3,834
S3    3,820

Stock Pick
SMGR

I
ndikator stochastic yang masih dead cross, serta MA 10 yang downtrend masih memberi potensi bearish bagi SMGR untuk jangka pendek. Namun, secara keseluruhan trend SMGR masih bullish selama harga masih bergerak di atas di atas support 10.000. Untuk jangka pendek, SMGR masih mempunyai ruang koreksi menuju area support di 10.500 – 10.000.
Rekomendasi     : Buy on weakness @ 10.500 - 10.000, stop loss 9.800, target 11.500
Support                : 10.500, 10.000
Resistance          : 11.1000, 11.650

BKSL

D
alam lima bulan terakhir ini, pergerakan BKSL terlihat membentuk pola triangle, indikasi bahwa harga sedang melakukan konsolidasi. Namun, secara keseluruhan harga masih berpotensi bullish. Hal ini terlihat dari indikator stochastic yang berpeluang golden cross, serta MA yang telah bergerak uptrend, Kami melihat bahwa saat ini BKSL akan mencoba untuk menmbus resistance triangel di 275, yang akan memberikan konfirmasi bullish continuation menuju area 325 – 400.
Rekomendasi     : Buy break 275, stop loss 240, taregt 325 – 400
Support                : 255, 245
Resistance          : 275, 325

Rekomendasi
Stock Screener


Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account