Regional masih terkapar karena krisis zona euro
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei jatuh ke level terendah dalam sebulan terakhir Jumat lalu, menyusul kenaikan yield obligasi negara Eropa yang menambah ketakutan investor akan efek penyebaran krisis utang. Menurut analis, dengan jatuhnya saham AS dan masih adanya kekhawatiran soal Eropa sulit bagi saham untuk bisa bangkit. Indeks Nikkei ditutup turun 104,72 poin, atau 1,23% di 8.374,91, membuat indeks itu koreksi 1,6% selama minggu lalu.
Indeks Nikkei masih tertekan perdagangan pagi hari ini setelah Dow Jones future terjatuh karena meningkatnya kekhawatiran terhadap penyebaran krisis utang Eropa dan permasalahan defisit anggaran AS. Selain itu, penguatan yen bisa menekan kinerja indeks khususnya sektor ekspor. Jatuhnya harga komoditas global membuat kinerja saham terkait terbebani.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi terpukul oleh kenaikan yield obligasi Spanyol dan Perancis, membuat investor semakin khawatir krisis menyebar ke negara besar. Investor membuang saham unggulan dan mencari aset aman. Indeks Kospi ditutup jatuh 37,50 poin, atau 2,00% di 1.839,17, dengan investor asing menjual bersih 416 miliar won dan investor institusional menjual bersih 169 miliar won.
Indeks Kospi kembali terjungkal karena masih dibayangi sentimen negatif global perihal krisis utang di Eropa yang bisa menyebar dan menganggu ekonomi dunia. Faktor eksternal masih tidak pasti dan pergerakan jangka panjang masih tergantung dengan bagaimana perkembangan di Eropa.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang belum mampu lepas dari pengaruh krisis utang Eropa, terkoreksi lagi Jumat lalu menyusul kenaikan yield obligasi Spanyol dan Italia, meningkatkan kekhawatiran kedua negara itu juga menjadi korban. Selain itu, jatuhnya bursa saham AS yang dipicu karena ketidakpastian penyelesaian krisis utang di Eropa serta permasalahan defisit anggaran AS. Indeks Hang Seng ditutup jatuh 326,24 poin, atau 1,73%, di 18.491,23.
Indeks Hang Seng masih belum mampu untuk bangkit hari ini, dimana pergerakan regional Analis mengatakan meski sudah jatuh tajam dalam beberapa sesi terakhir, belum banyak bargain hunting. Ini menunjukkan banyak investor masih yang ragu untuk kembali ke pasar di saat situasi di Eropa belum pasti.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



