Regional kembali di goyang Eropa
Jakarta, Strategydesk
Nikkei
Indeks Nikkei terdampar lagi di zona negatif kemarin, dalam perdagangan yang sepi menuju penghujung tahun, menyusul data output industri yang buruk. Output industri Jepang turun 2,6% selama Nopember, lebih besar dari proyeksi 0,8%, dan menyusul kenaikan 2,2% di Oktober, data pemerintah menunjukkan hari ini. Secara tahunan, produksi industrial jatuh 4,0%, lebih besar dari prediksi 2,0% dan menyusul kenaikan 0,1% di Oktober. Indeks Nikkei ditutup turun 16,94 poin, atau 0,20% di 8.423,62.
Indeks Nikkei terhantam aksi jual perdagangan kali ini jelang penjualan surat utang Italia. Selain itu, tekanan juga datang dari melorotnya bursa saham Eropa dan AS karena meningkatnya kecemasan terhadap krisis utang zona euro yang kemungkinan terus bergolak. Harga komoditas global juga terkoreksi membuat kinerja saham terkait juga tertekan.
Rekomendasi
Kospi
Indeks tergelincir kemarin, karena para investor merealisasikan keuntungan menyusul pembayaran dividen terakhir tahun ini, meski kejatuhan berhasil diredam karena sepinya perdagangan dan data AS yang positif. Indeks Kospi ditutup turun 16,90 poin, atau 0,92% di 1.825,12.
Jelang libur besok, indeks Kospi dilanda aksi jual karena sikap investor yang menilai krisis utang zona euro yang tidak kunjung diselesaikan akan berdampak pada perlambatan ekonomi global. Tidak hanya bursa saham yang terkoreksi, mata uang euro melemah ke level terendah dalam 10 tahun terhadap yen, dan mendekati level terendah dalam 1 tahun terhadap dollar. Kekhawatiran mengenai Eropa dikarenakan membengkaknya neraca keuangan ECB yang menembus rekor 2,73 triliun euro ($3,55 triliun).
Rekomendasi
Hang Seng
Dibuka setelah libur selama dua hari, indeks Hang Seng berakhir melemah kemarin, tertekan oleh kejatuhan saham China, di saat volume perdagangan terus rendah. Banyak investor yang keluar dari pasar dan pergi berlibur, yang kemungkinan akan membuat indeks terjebak dalam range sempti sampai akhir minggu ini. Selain karena liburan, investor yang masih berkeliaran enggan bertransaksi menjelang lelang obligasi Italia. Indeks Hang Seng ditutup melemah 136,65, atau 0,73% ke posisi 18.492,52.
Indeks Hang Seng masih tertekan karena memburuknya situasi di Eropa pasca laporan membengkaknya neraca keuangan Eropa. Dengan meningkatnya neraca ini karena perbankan Eropa yang menyimpankan dana mereka di ECB, kondisi ini menandakan perbankan enggan menggunakan dananya untuk membeli obligasi seperti yang diinginkan ECB pekan lalu.
Rekomendasi
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Regional koreksi jelang BOJ meeting, UE summit
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional



