Regional dalam dilema

Tanggal January 12, 2012 / 7:49 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk
Nikkei
       I
ndeks Nikkei menetap di zona hijau kemarin, berhasil mencatat sedikit penguatan, terangkat oleh keberhasilan bursa saham AS yang menorehkan level tertinggi dalam 5 bulan. Nomura Holdings, broker terbesar di Jepang, meraih prosentase poin kenaikan terbesar hari ini. Pelaku pasar mengatakan penguatan saham juga disebabkan oleh short covering menyusul kejatuhan tajam di akhir tahun. Saham bank rally, mengikuti penguatan saham keuangan AS. Indeks Nikkei ditutup naik 25,62 poin, atau 0,30% di 8.447,88.
      Indeks Nikkei coba menguat kendati masih terbatas. Hal karena sebagian pelaku pasar tetap hati-hati sembari menantikan laporan keuangan korporat AS dan juga perkembangan Eropa, dimana pekan ini dijadwalkan Spanyol dan Italia akan melakukan lelang obligasi. Sementara itu, penguatan yen terhadap dollar dan eur masih membebani indeks.

Rekomendasi




Kospi
      I
ndeks  Kospi erakhir negatif kemarin, karena aksi jual di sektor teknologi karena kekhawatiran yang menyerang investor menjelang beberapa even penting di Eropa, seperti lelang obligasi Italia dan Spanyol. Selain itu, koreksi ini terjadi menyusul penguatan tajam di sesi sebelumnya. Indeks Kospi ditutup turun 7,67 poin, atau 0,41% di 1.845,55.
      Indeks Kospi akan mengalami pelemahan karena sentimen bisa kembali rapuh menjelang berakhirnya masa options hari ini, dengan aksi jual terprogram menekan pasar. Meski ada peluang rebound, investor masih enggan mengambil risiko besar. Spanyol dan Italia akan menguji minat investor dalam lelang obligasi minggu ini, dan ECB akan mengumumkan suku bunganya.

Rekomendasi



Hang Seng
      I
ndeks Hang Seng mencatat hasil positif untuk tiga sesi berturut-turut kemarin, berhasil mempertahankan penguatannya, ditopang oleh saham komoditas, mengabaikan kejatuhan di Shanghai, menjelang data inflasi China. Saham komoditas terangkat oleh kenaikan harga logam mulia dan industri, dengan emas mencapai level tertinggi dalam empat minggu terakhir karena kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa. Indeks Hang Seng ditutup menguat 147,66, atau 0,78% ke posisi 19.151,94.   
      Indeks Hang Seng dalam pergerakannya kali ini akan dipengaruh data inflasi China bulan Desember, ekspektasi menunjukkan tingkat inflasi tahun ke tahun turun 4,0% dari sebelumnya 4,2%. Selain itu, situasi Eropa yang terus menjadi sorotan, setelah kemarin Fitch memperingkatkan ECB untuk segera melakukan pembelian obligasi dan ancaman cut rating Perancis.

Rekomendasi



Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account