Referendum tentukan nasib Yunani di euro

Tanggal November 02, 2011 / 11:09 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Perdana Menteri Yunani George Papandreou mengatakan referendum atas paket penyelamatan Eropa akan menentukan keanggotaan negara itu dalam euro.

“Referendum akan menjadi mandat jelas dan pesan kuat baik bagi dalam maupun luar Yunani soal partisipasi kami di euro,” katanya kepada para menterinya di Athena hari ini. Berita terbaru menyebutkan kabinet secara bulat mendukung rencana referendum itu. Jubir pemerintah mengatakan para menteri di kabinet sepakat dalam pertemuan marathon untuk menggelar referendum segera.

Papandreou akan Cannes, Perancis hari ini untuk menghadapi pertanyaan dari para pemimpin yang terkejut dengan keputusan rerefendum dan voting kepercayaan di Parlemen. Di sana, ia akan bertemu dengan Presiden Perancis Nicolas Sarkozy, Kanselir Jerman Angela Merkel serta Presiden ECB Mario Draghi.

Posisi Papandreou semakin terancam setelah satu anggota parlemen dari partainya Pasok, membelot. Empat anggota lainnya mengkritik rencana itu, meski tidak membelot. Bahkan ada enam anggota yang menuntut Papandreou untuk lengser. Sementara itu, partai oposisi menyerukan pemilu.

“Masalahnya bukan pemerintah saat ini atau baru. Tapi ya atau tidak pada kesepakatan pinjaman, ya atau tidak pada Eropa, dan ya atau tidak pada euro,” kata Papandreou. Keputusan Papandreou untuk mencari dukungan publik adalah tantangan baru bagi Uni Eropa yang minggu lalu merampungkan paket komprehensif yang mencakup pemangkasan utang Yunani sebesar 50%.

Pengumuman Papandreou itu membuat pasar panik dan ketakutan publik Yunani akan menggagalkan paket komprehensif yang sudah diperjuangkan berminggu-minggu oleh para pemimpin Eropa. Hal lain yang ditakutkan banyak pihak adalah bila hasil rerefendum menunjukkan penolakan publik, bisa memicu default dan mengeluarkan Yunani dari euro.

Bila Yunani tidak mampu melaksanakan program pengetatan fiskal dan bailout, bisa semakin menjerumuskan negara itu bahkan kawasan Eropa dalam jeratan krisis utang. Lalu krisis itu memberi efek domino ke ekonomi global.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account