Rebound Nikkei terhambat masalah ekonomi
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei berhasil rebound hari ini, bangkit dari level terendah dalam 16 bulan terakhir, berkat aksi bargain hunting.
Selain itu, pembelian di indeks berjangka oleh investor domestic setelah aksi jual oleh spekulan di sehari sebelumnya juga mengangkat indeks. Namun, laju terhambat oleh ketidakpastian ada tidaknya langkah pemerintah seputar penguatan yen.
Kecemasan mengenai ekonomi global juga masih menyelimuti pasar, menyusul data new home sales dan durable goods orders AS yang mengecewakan.
Indeks Nikkei ditutup menguat 61,09 poin, atau 0,69%, di 8.906,48. Sedangkan indeks Topix naik 0,6% ke 811,79. Namun, pelaku pasar mengatakan penguatan lebih bersifat technical rebound setelah indeks kemarin mencapai level terendah dalam 16 bulan terakhir.
Sementara itu di Korsel, indeks Kospi berakhir negatif, mencatat kejatuhan untuk kelima sesi berturut-turut, di tengah kecemasan mengenai ekonomi karena data AS yang buruk. Kejatuhan dipimpin oleh saham energi dan bank. Indeks Kospi ditutup menguat 5,03 poin, atau 0,29%, di 1.729,76.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Nikkei koreksi, tapi tetap di 9000
- Hang Seng naik 1,5%
- Nikkei tembus 9.000 lagi
- Gara-gara Yunani, Hang Seng flat
- Nikkei Koreksi Karena Isu Yunani
- Profit taking, Yunani tekan Hang Seng
- Data payroll AS angkat Nikkei
- Antisipasi payroll, Hang Seng turut flat
- Jelang payroll, Nikkei & Kospi koreksi
- Hang Seng naik 2%, bank rally
- Nikkei, Kospi melaju berkat data manufaktur dunia
- Data PMI China Mixed, Hang Seng koreksi
- Nikkei stabil, meski earning buruk
- Hang Seng naik 1,1%
- Nikkei flat, naik 4% selama Januari



