Rebound coba digapai IHSG

Tanggal August 13, 2010 / 9:04 am. Oleh: Nanang Wahyudin

Jakarta, Strategydesk - Kemarin, IHSG berhasil mengurangi kejatuhannya berkat aksi pembelian selektif setelah melewati perdagangan yang fluktuatif. IHSG mampu bangkit menjelang akhir perdagangan.
Dengan gambaran seperti itu, seharusnya IHSG mampu rebound hari ini. Peluang untuk itu terbuka karena kejatuhan di dua sesi sebelumnya sudah relatif cukup tajam, ditambah dengan aksi beli selektif kemarin.
Namun, bursa saham global masih belum kondusif. Wall Street masih negatif, meski kejatuhannya sudah berkurang. Sedangkan bursa regional bergerak mixed, meski yang jatuh mulai terbatas.  Dibayangi kondisi seperti ini, IHSG kemungkinan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat terbatas. Sentimen diperkirakan akan membaik setelah sempat goyah karena masalah perlambatan ekonomi dunia.
Di tengah absennya katalis dari dalam negeri, kinerja bursa saham dunia tetap menjadi acuan. Bila bursa Asia mampu melaju signifikan, IHSG bisa berpeluang mengikutinya. Sebaliknya, bila regional tersendat, IHSG berpotensi lesu. Pergerakan bursa Eropa juga berperan, dimana kenaikannya akan menambah daya dorong di Asia. Namun, kejatuhannya, berpotensi menekan Asia.
Sementara itu, saham Asia bergerak mixed hari ini, di mana sebagian ada yang menguat. Namun, sebagian besar masih bergerak dalam kisaran terbatas. Aksi bargain hunting mulai mewarnai bursa, memanfaatkan kejatuhan tajam harga di beberapa sesi sebelumnya.
Aksi tersebut sepertinya dapat membantu bursa saham Asia bangkit dari kejatuhan. Namun, minimnya katalis akan mempersulit upaya tersebut. Dalam sesi pagi ini hampir tidak ada even yang bisa dijadikan acuan pergerakan.
Oleh karena itu, pasar kemungkinan akan terfokus ke data PDB Jerman siang hari inii, dan zona euro pada sorenya. PDB Jerman, untuk year-on-year, diperkirakan tumbuh 2,6% di kuartal kedua, sedangkan zona euro tumbuh 1,4%. 
Data pertumbuhan yang lebih baik dari prediksi tentunya akan mengurangi kecemasan pasar mengenai ekonomi global, dan mengembalikan sentimen.
Sementara itu di AS, data terjadwal adalah penjualan ritel, inflasi dan sentimen konsumen. Penjualan ritel diperkirakan naik 0,5% di Juli, inflasi tumbuh 1,2% dan sentimen konsumen diperkirakan naik ke 69,4 di Agustus dari 67,8 bulan lalu.
Bila semua data itu dapat mengurangi kecemasan mengenai ekonomi AS, Wall Street berpeluang bangkit dan bergerak positif.

Review
Di tengah absennya katalis dari dalam negeri, IHSG melanjutkan koreksinya dalam perdagangan yang cukup fluktuatif kemarin.
IHSG tak kuasa menahan dampak kejatuhan bursa saham global, di tengah kecemasan mengenai kondisi ekonomi dunia.
Di awal perdagangan, IHSG dibuka melemah tipis ke level 3.034,2388 dan langsung merosot tajam ke level 2.993,769, turun sebesar 42 poin dari penutupan kemarin di level 3.035,318.
Di  sesi II, aksi beli berhasil mengurangi kejatuhan IHSG. Penguatan saham ASII turut membantu pemulihan indeks.
Pada akhirnya IHSG pada ditutup melemah 9,674 poin atau 0,32% ke level 3.025,664. Sedangkan indeks LQ-45 yang turun 2,939 poin atau 0,50% ke level 574,78.
Secara sektoral, hasilnya beragam, dimana 6 turun dan 5 naik. Penurunan dipimpin pertambangan yang turun 1,14%.  Aneka industri mencatat kenaikan terbesar yaitu 1,45%.
Volume perdagangan mencapai 2,9 miliar lembar saham dengan nilai Rp2,6 triliun. Transaksi jual beli asing juga tergolong masih normal. Aksi beli asing tercatat sebesar Rp 775,186 miliar, sedangkan aksi jual asing sebesar Rp 813,158 miliar. Transaksi jual bersih asing (foreign net sell) hanya sebesar Rp 37,972 miliar.


Ulasan Teknikal
IHSG


Meski sempat turun di bawah level 3000, pada penutupan IHSG masih mampu bertahan di atas garis support tersebut. Indikator RSI dan stochastic masih menunjukkan potensi bearish. Namun candlestick yang membentuk pola hammer justru memperlihatkan potensi rebound. Indeks saat ini masih tertahan pada area resistance 3031 (Area MA 10 dan Fibonacci retracement 50%). Konfirmasi rebound akan didapat jika resistance tersebut mampu ditembus untuk meraih resistance selanjutnya di 3082. Sementara itu, jika terjadi breakout pada garis support di 2996 dan ditutup di bawah level tersebut, koreksi indeks bisa berlanjut menuju area 2870 – 2844.

R3    3083                    S1    3001
R2    3058        Pivot    3017        S2    2976
R1    3042                    S3    2960

Rekomendasi
BMTR

Moving average yang beranjak uptrend menunjukkan bahwa tren mulai berpotensi rebound. Sementara pola white opening marubozu yang terbentuk menunjukkan bahwa buyer tengah mendominasi pasar. Indikator RSI serta stochastic yang uptrend juga masih memungkinkan peluang kenaikan. Saat ini harga tertahan pada garis resistance-nya di 345. Rebound BMTR akan terkonfirmasi jika resistance tersebut mampu ditembus, untuk proyeksi bullish selanjutnya di area 400. Sementara ruang koreksi yang sekaligus akan menjadi support-nya saat ini berada di area 320. Rekomendasi : Buy break at resistance level 345, stop loss 320, target 400. Support    : 320, 295. Resistance : 345, 380.

ASII

Terbentuknya double bottom yang disertai dengan pola bullish engulfing pada candlestick bisa memberi peluang rebound bagi ASII. Hal ini didukung pila dengan indikator stochastic yang sudah oversold dan berpotensi golden cross. Namun begitu, tren jangka pendek saat ini mulai bergerak bearish, yang ditunjukkan dengan MA 10 yang bergerak di atas harga serta RSI yang masih berada di area negatif. Untuk pergerakan selanjutnya, kami melihat adanya peluang rebound bagi ASII untu meraih resistance-nya di 49.150 – 49.550. Pullback selling bisa terjadi jika resistance tersebut gagal ditembus, dan harga akan kembali terkoreksi untuk kembali menguji support di 46.250. Penembusan harga di garis support tersebut bisa membawa potensi koreksi yang lebih jauh menuju area 42.150 (Fibonacci extension 161.8%). Sebaliknya, alur bullish ASII bisa berlanjut jika tembus resistance di 49.550, untuk proyeksi bullish selanjutnya di area 52.000. Rekomendasi : Sell on strength at 49.550. Support : 46.250, 45.050. Resistance : 49.150, 49.550.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account