Rally euro hanya sementara
Jakarta, Strategydesk - Euro melemah terhadap dollar sore ini, tidak mampu mempertahankan penguatannya yang didapat dari data PDB zona euro dan Jerman. Euro tertekan karena mencuatnya kecemasan mengenai krisis fiskal Eropa.
Kecemasan itu datang setelah selisih antara yields obligasi Jerman dan Yunani berjangka waktu 10 tahun mencapai level tertingginya sejak akhir Juni menyusul hasil lelang obligasi Italia yang mengecewakan.
Mata uang tunggal Eropa itu sempat rally berkat data yang menunjukan pertumbuhan Jerman dan zona euro yang lebih baik dari prediksi. Pada jam 19:15 WIB, dalam perdagangan di Eropa, euro diperdagangkan di $1,2799, melemah dari level penutupan sebelumnya $1,2827. Terhadap yen, euro melemah ke 109,71 dari 110,16.
Sementara itu, yen juga menguat terhadap dollar setelah sempat melemah karena berita Perdana Menteri Jepang dan Ketua BOJ akan bertemu minggu depan untuk membahas yen. Mata uang Jepang itu sempat menyentuh level tertinggi dalam 15 tahun terakhirnya karena risk aversion.
Bila data ekonomi AS malam ini buruk, dolar bisa terancam. Dollar melemah ke 85,72 dari 85,87. Hari ini Greenback sempat jatuh ke 85,58.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Data perdagangan angkat aussie
- Yen rally berkat pembelian eksportir
- Jepang defisit, yen jatuh
- EUR/USD flat setelah sesi Asia
- Data China bagus, aussie melambung
- Sterling ikut merana karena downgrade Eropa
- Euro rebound, masih bearish
- Data buruk, yen justru menguat
- Sentimen membaik, sterling rebound
- Wafatnya Kim Jong-il angkat dollar
- Rilisan Data Ekonomi 12 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 09 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 08 Desember 2011
- Rilisan Data Ekonomi 07 Desember 2011
- Aussie jatuh pasca RBA



