Prospek ekonomi global suram

Tanggal November 21, 2011 / 10:51 am. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Wakil Perdana Menteri China Wang Qishan mengatakan prospek ekonomi global tetap suram, berpotensi terjerumus ke dalam resesi panjang. Karenanya AS dan China perlu bekerja untuk menyeimbangkan pertumbuhan.  


“Kondisi ekonomi global masih suram, dan memastikan pemulihan perlu menjadi prioritas utama,” katanya dalam pembicaraan dagang dengan AS hari ini. Ia juga mengatakan AS dan China perlu bekerja sama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang seimbang. “Pemulihan yang tidak merata lebih baik dari resesi merata,” katanya.

Di akhir pekan, wang juga memperingatkan bahaya resesi global, yang dapat memaksa China untuk melakukan reformasi finansial untuk menghadapinya. “Saat ini situasi ekonomi sangat serius dan tidak pasti. Satu-satunya hal yang dapat dipastikan adalah resesi dunia yang disebabkan oleh krisis internasional akan berlangsung panjang,” katanya.

Pernyataan yang bearish ini bisa menjadi indikasi persiapan Beijing melonggarkan kebijakan moneter seiring penurunan harga properti dan masalah ekonomi di dua pasar ekspor terbesar, Eropa dan AS.  Pernyataan ini juga mencerminkan kekhawatiran di antara pejabat akan rentannya sektor keuangan terhadap gejolak ekonomi dunia.

Wang mengatakan masalah struktural menghinggapi industri keuangan China dan Beijing perlu membuat kebijakan moneter yang fleksibel, terukur, dan beroirentasi ke depan.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account