Profit taking, yen tekan Nikkei
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei terkoreksi hari ini, setelah menembus level tertinggi dalam dua minggu terakhir di sesi sebelumnya. Koreksi ini terjadi karena aksi ambil untung menyusul data ekonomi AS yang mengecewakan dan laporan ekonomi the Fed yang menegaskan perlambatan ekonomi.
Selain itu, penguatan yen terhadap dollar dan euro memberi tekanan ekstra ke pasar. Namun kejatuhan berhasil diredam oleh sentimen positif mengenai kinerja keuangan korporat. Indeks Nikkei ditutup melemah 57,25 poin, atau 0,59%, ke 9.696,02. Sedangkan indeks Topix turun 0,5% ke 861,27.
Panasonic anjlok 7,7% menyusul pemberitaan di Reuters bahwa perusahaan itu berencana menerbitkan saham baru untuk mendapatkan 500 miliar yen yang akan digunakan untuk mengakusisi Sanyo electric dan Panasonic Electric Works.
Setelah bursa ditutup, Sony Corp di luar dugaan mencatat laba dan menaikan proyeksi laba untuk tahun fiskal berjalan. Sony mencatat laba bersih 25,74 miliar yen di kuartal pertama tahun fiskal 2010-2011.
Sementara itu, indeks Kospi tergelincir menyusul kejatuhan saham teknologi, yang tertekan oleh data ekonomi AS. Selain itu, Hyundai Motor jatuh sesudah memperingatkan bahwa penjualan pada semester keduanya akan anjlok. Indeks Kospi berakhir dengan penurunan sebesar 0,15 % pada 1.770,88 poin
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng hanya naik tipis
- Minim katalis, Nikkei & Kospi lesu
- Hang Seng melesat 1,8%
- Payroll AS angkat Nikkei, Kospi
- Didorong properti, Hang Seng lanjutkan gain
- Nikkei & Kospi naik tipis
- Regional, data AS angkat Hang Seng
- Nikkei & Kospi lanjutkan rally
- Hang Seng rebound berkat data PMI China
- Data China & Australia angkat Nikkei
- Isu ekonomi benamkan Hang Seng
- Nikkei makin terjungkal
- Hang Seng rebound, ikuti regional
- BOJ pangkas laju Nikkei
- China Life masih tekan Hang Seng



