Profit taking hadang Nikkei

Tanggal January 12, 2012 / 3:05 pm. Oleh: Nizar Hilmy

Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei tergelincir hari ini karena aksi ambil untung, yang dilakukan investor menjelang beberapa even dari Eropa, termasuk lelang obligasi dan hasil rapat reguler ECB.

Pasar menantikan hasil rapat reguler ECB, di tengah desakan agar lebih agresif membeli obligasi. Tapi setelah pemangkasan rate dua kali berturut-turut ke 1% dan meluncurkan hampir setengah triliun euro untuk pinjaman murah, ECB sepertinya akan mempertahankan kebijakan. Fokus pasar juga tertuju ke lelang surat utang Spanyol dan Italia, yang akan dicermati tingkat permintaan dan yield-nya.

Indeks juga jatuh menyusul data perdagangan Jepang yang buruk. Saham eksportir bertumbangan setelah Kementerian Keuangan mengumumkan surplus transaksi berjalang merosot 86% dari tahun lalu menjadi 138,5 miliar yen. Hal merupakan efek dari  krisis utang Eropa dan apresiasi yen.

Indeks Nikkei ditutup melemah 0,7% di 8.385,59. Indeks bergerak dalam range terbatas antara 8.350 dan 8.500 sejak pertengahan Desember. Sedangkan indeks Topix turun 0,9% ke 727,15. Pelaku pasar mengatakan aksi jual juga terjadi menjelang berakhirnya masa kontrak berjangka untuk Januari.

Sementara itu di Seoul, indeks Kospi justru berhasil rebound hari ini, setelah terombang-ambing di awal perdagangan. Tapi minat beli terhadang oleh kekhawatiran mengenai krisis utang Eropa, menjeang  keputusan ECB dan lelang obligasi Spanyol. Menurut analis, ternyata berakhirnya masa options tidak memicu aksi jual seperti yang sempat dikhawatirkan. Penguatan juga didorong oleh saham energi, di tengah tingginya harga minyak. Indeks Kospi ditutup menguat 1,03% di 1.864,57.

Pencarian Data

Masukkan kata kunci yang ingin Anda cari

Statistic

eXTReMe Tracker

Advertisement

  • Ezydeal

    Ayo trading menggunakan ezydeal. Buka free account