Positifnya bursa global, pulihkan IHSG
Jakarta, Strategydesk - Setelah didera aksi ambil untung akhir pekan lalu, IHSG berpeluang rebound hari ini, di tengah positifnya bursa global. Membaiknya Wall Street dan bursa regional sepertinya akan memberikan sentimen positif ke IHSG.
Wall Street rally setelah hasil revisi PDB AS tidak seburuk prediksi dan Ketua the Fed Ben Bernanke menyatakan siap mengambil langkah yang diperlukan untuk membantu ekonomi. Bursa saham Asia pun menyambut baik data itu dan pernyataan Bernanke tersebut.
Situasi ini akan memberikan pengaruh positif ke IHSG. Koreksi akhir pekan lalu terjadi di tengah minimnya katalis, yang memicu profit taking. Membaiknya sentimen eksternal, akan mendorong minat beli di bursa lokal.
Namun, kenaikan tajam ke rekor tertingginya yang digapai IHSG sepertinya masih mengundang minat untuk merealisasikan keuntungan. Bila investor asing kembali melakukan profit taking seperti akhir pekan lalu, penguatan IHSG tidak akan berlangsung lama.
Sementara itu, Saham Asia bergerak positif hari ini, menyusul penguatan Wall Street dan berkurangnya kecemasan mengenai ekonomi AS.
Kecemasan itu berkurang berkat hasil revisi PDB AS yang tidak seburuk prediksi dan jaminan dari Ketua the Fed Ben Bernanke untuk tetap menjaga pemulihan ekonomi. PDB AS selama kuartal kedua tumbuh 1,6%, lebih rendah dari data sebelumnya 2,4%, namun lebih baik dari prediksi 1,4%.
Sedangkan Bernanke menegaskan pihaknya siap mengambil tindakan yang diperlukan untuk mencegah ekonomi kembali terpuruk ke resesi. Namun, tidak memberi sinyal akan adanya stimulus dalam waktu dekat.
Pernyataan seperti ini biasanya hanya untuk menenangkan pasar. Dampak pernyataan itu hanya akan sementara, bila tanpa ada tindakan. Bila ini yang terjadi kecemasan mengenai ekonomi AS akan kembali menyerang pasar.
Namun, untuk saat ini, paling tidak, mengembalikan sentimen pasar. Selain karena PDB AS dan Bernanke, indeks Nikkei juga melaju berkat pelemahan yen dan berita BOJ akan mengadakan rapat darurat hari ini. Ekspektasi merebak BOJ akan mengumumkan langkah yang dapat mengatasi apresiasi yen.
Skenario yang paling mungkin adalah BOJ menambah atau memperpanjang program pinjamannya. Namun, bila langkah ini yang diambil sepertinya tidak akan lama menahan yen karena sudah diperkirakan.
Data terjadwal hari ini adalah pembelanjaan dan pendapatan konsumen AS. Data positif sepertinya akan memberi dorongan ke Wall Street.
Review
Akhir pekan lalu, IHSG akhirnya terkoreksi, setelah menggapai rekor tertinggi barunya selama beberapa sesi. Aksi ambil untung yang dilakukan investor asing, terutama pada saham-saham berkapitalisasi pasar besar (big caps) seperti grup Astra, sektor perbankan, dan pertambangan, menjadi faktor penyebab kejatuhan.
Dengan kenaikan IHSG yang mencapai rekor tertingginya, saham-saham unggulan sudah mencapai kondisi overbought. Di tengah minimnya katalis, situasi ini dimanfaatkan untuk melakukan aksi ambil untung.
Dalam perdaganagn Jumat lalu, IHSG ditutup melemah 40,402 poin, atau 1,28%, menjadi 3104,733. Sedangkan Indeks LQ 45 turun 8,999, atau 1,51%, ke 586,680. Sebanyak 52 saham menguat, 147 saham melemah dan 85 saham flat. Secara mingguan, IHSG terkoreksi 0,42%.
Volume perdagangan mencapai 6.096 juta lembar dengan nilai Rp 4,271 triliun.
Ulasan Teknikal
IHSG
Penurunan IHSG pada jumat kemarin masih didalam batas range yang kami estimasikan, dimana untuk batas atas di 3146 dan batas bawah 3089. Dilihat dari Seluruh element Ichimoku IHSG masih berada didalam TREN NAIK SKALA KUAT. Namu bila tidak mampu mempertahankan harga diatas 3089 target koreksi selanjutnya di 3052, untuk target atas selanjutnya kami tempatkan di 3175. Kami mencatat baik dari indikasi yang diberikan ichimoku dan oscillator stochastic adanya kecenderungan pada pergerakan hari ini masih berada didalam range yang yang kami sebutkan diatas (3146 - 3089)
Trend Strength : Bullish (STRONG), kemarin : 100 %, hari ini : 100 % (Terjadinya stabilitas presentase tren naik)
Strategy:
Wait and see
Support : S3 : 3025.91, S2 : 3057.80, S1 : 3081.26
Pivot : 3113.15
Resistance : R1 : 3136.61, R2 : 3168.50, R3 : 3191.96
Rekomendasi
EXCL
Pola bullish pennant yang terbentuk menunjukkan bahwa saat ini harga tengah mengalami kosnsolidasi di tengah berlangsungnya tren bullish. Pola bullish EXCL juga terlihat dari moving average yang bergerak uptrend. Bullish continuation akan didapat jika terjadi breakout pada garis resistance-nya 5150, untuk proyeksi bullish selanjutnya di area 5550 (Fibonacci extension 161.8%) hingga 5750 (target pennant). Perlu diperhatikan, beberapa indikator seperti RSI dan stochastic sudah mulai memasuki kondisi oversold. Kondisi tersebut bisa memungkinan adanya ruang koreksi.untuk meraih garis support-nya di area 4900. Namun selama support tersebut mampu dipertahankan , maka trend bullish EXCL masih berlangsung. Sebaliknya, jika terjadi breakout pada support tersebut, koreksi bisa berlanjut hingga area 4750 – 4500. Rekomendasi : HOLD and buy break at resistance 5150, Stop loss 4900, target 5500. Support : 4900,4750. Resistance : 5150, 5500.
GGRM
Moving average yang bergerak uptrend uptrend menunjukkan bahwa tren keseluruhan GGRM masih bullish. Namun beberapa indikator seperti RSI dan stochastic sudah mulai overbought. Kondisi tersebut bisa memberi ruang akan adanya koreksi. Untuk jangka pendek, kami melihat adanya potensi penurunan untuk meraih support-nya di area 38.250. Penembusan harga di bawah support tersebut bisa memberikan potensi bearish reversal untuk target di area 34.950. Namun, selama harga masih mempertahankan level support tersebut, GGRM masih berpeluang untuk kembali meraih resistance-nya di area 41.100. Rekomendasi : HOLD, stop loss 38.250, target 41.100. Support : 38.250, 37.300. Resistance : 39.900, 41.100.
Stock Screener
Ket : B = Buy, S = Sell, H = Hold, N = Netral
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tekanan jual terus menaungi IHSG
- IHSG belum pulih dari tren turunnya
- Dow koreksi, IHSG makin tertekan
- IHSG uji resisten 4.025-4.038
- IHSG berfluktuasi, profit taking mengancam
- IHSG tembus 3.960, target berikutnya 3.992-4.025
- IHSG flat naik di kisaran 3.890-3.960
- IHSG rebound, uji resisten 3.950
- IHSG terseret signal negatif DJI
- Regional tidak bertenaga, IHSG kembali meredup
- IHSG terbantukan hijaunya Asia
- Koreksi IHSG berlanjut?
- IHSG Terus Cetak Level Tertinggi Tahun Ini
- Faktor Eksternal & Internal Bawa IHSG Terus Melaju
- IHSG Coba Level Tertinggi Tahun Ini



