Portugal dapat bailout
Jakarta, Strategydesk - Portugal telah mencapai kesepakatan dengan Uni Eropa dan IMF untuk mendapatkan bantuan finansial, menjadi negara ketiga setelah Yunani dan Irlandia yang di-bailout.
Hal itu diumumkan oleh Perdana Menteri Portugal Jose Socrates. “Pemerintah telah mencapai kesepakatan dengan institusi internasional mengenai bantuan finansial untuk negara kita,” katanya dalam siaran TV. “Tentunya, tidak ada program bantuan finansial yang tanpa persyaratan,” tambahnya.
Namun, ia mengindikasikan persyaratannya tidak seberat Yunani dan Irlandia. Socrates mengatakan paket bailout itu mengharuskan Portugal melaksanakan program pengetatan yang ditolak oleh kelompok oposisi dalam Parlemen. Menurutnya, berdasarkan kesepakaaan itu, Portugal harus mengurangi defisit dari 9,1% PDB menjadi 5,9% tahun ini dan 3% pada 2013.
Pinjaman datang dari Fasilitas Stabilitas Finansial Eropa (EFSF), kumpulan dana bailout, dan kemudian dari Mekanisme Stabilitas Eropa, instrument permanen yang akan menggantikan EFSF pada 2013.
Setelah penguman itu, jubirnya mengatakan bailout berjumlah 78 miliar euro yang diberikan dalam tiga tahun, termasuk sokongan untuk sistem perbankan. Tapi, bunga pinjaman tidak disebutkan.
Portugal terpaksa meminta bailout setelah kelompok oposisi, Sosial Demokrat, dalam Parlemen menolak rancangan anggaran yang diajukan pemerintah.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Tsipras: Progam penghematan harus dikaji ulang
- Mengenal sosok Francois Hollande
- Roubini: Liburan usai, krisis utang kembali
- Spanyol menuju krisis finansial pada 2013
- Menkeu Jerman: Dana talangan cukup, tak perlu tambah lagi
- Survei tunjukkan optimisme atas dollar
- Default & exit Yunani: Baik untuk euro, buruk bagi korporat
- Apa sebenarnya LTRO ECB?
- Krugman: Yunani kehabisan alternatif
- Meski Diprotes, Parlemen Yunani Setujui Penghematan
- Hemat anggaran, Yunani PHK 15.000 PNS
- Ekonomi masih jadi fokus kampanye pilpres AS
- IMF : Asia punya ruang untuk stimulus
- Roubini: Yunani keluar dari euro setahun lagi
- Draghi optimis tahun ini lebih baik



