Pernyataan ECB benamkan bursa Asia
Jakarta, Stratgydesk
Nikkei
Indeks Nikkei ditutup melemah kemarin, sekaligus menggiring indeks menjauh dari level tertingginya dalam empat pekan terakhir yang ditorehkannya sehari sebelumnya. Aksi ambil untung menjadi pemicu pelemahan indeks karena investor melakukan settlement terhadap kontrak future. Selain itu, para investor juga berhati-hati jelang even penting di Eropa. Indeks Nikkei ditutup melemah 57,59 poin, atau 0,66% di 8.664,58.
Indeks Nikkei terus menjauhi level tertinggi dalam empat pekan terakhir yang ditorehkan dua sesi sebelumnya. Kalangan pasar kecewa apa yang diharapkan dari rapat bulanan Bank Sentral Eropa (ECB) kemarin, terindikasi bahwa ECB tidak akan melakukan pembelian obligasi lanjutan secara besar-besar. Pergerakan Nikkei berjangka kemungkinan tertekan karena aksi ambil untung karena berakhirnya kontrak future Desember hari ini.
Rekomendasi

Kospi
Indeks Kospi mengalami penurunan kemarin menyusul sikap investor memilih lepas posisi mereka jelang pertemuan penting Uni Eropa di Brussel pada Kamis dan Jumat minggu ini. Saham bank dan teknologi yang tersungkur turut memberi dampak negatif terhadap indeks. Indeks Kospi ditutup turun 7,03 poin, atau 0,37% di 1.912,39.
Indeks Kospi mengalami tekanan cukup tajam setelah Wall Street anjlok 1,5%. Pelaku pasar kecewa atas pernyataan Ketua ECB Mario Draghi pasca memutuskan menurunkan suku bunga 25bps menjadi 1,0%. Dalam pernyataannya Draghi tidak memberi sinyal untuk melakukan pembelian obligasi lanjutan. Tekanan juga datang dari Bank Sentral Korea (BOK) yang memangkas proyeksi pertumbuhan Korsel di 2012 menjadi 3,7% dari 4,6%.
Rekomendasi

Hang Seng
Indeks Hang Seng ditutup melemah kemarin karena sikap kehati-hatian investor jelang pertemuan petinggi Eropa dan data inflasi China. Krisis utang Eropa menjadi fokus utama, dimana ketidakmampuan petinggi Eropa menangani permasalahan ini berdampak besar bagi negara-negara zona euro. Indeks Hang Seng ditutup turun 132,77, atau 0,69% ke posisi 19.107,81.
Jatuhnya indeks utama Wall Street membuat bursa regional termasuk Nikkei dan Kospi terhempas. Kondisi ini membuat indeks Hang Seng pun tidak luput dari aksi jual. Kekecewaan pelaku pasar atas keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) menjadi biang keladinya. Bersamaan dengan itu, pasar juga pesimis akan hasil pertemuan KTT Uni Eropa hari ini. Data inflasi jadi fokus, ekspektasi CPI Y/Y di Nopember turun 4,5% dari 5,5%.
Rekomendasi

Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Sentimen mulai pulih, regional rebound
- G-8 berhasil pulihkan regional
- Krisis Eropa makin menikam regional
- PDB Jepang rebound-kan regional
- Gejolak Yunani makin benamkan regional
- Gejolak politik Yunani benamkan regional
- China pangkas GWM, regional rebound
- Regional masih redup, data China dinanti
- Sentimen negatif zona euro tekan regional
- Regional masih didera aksi jual
- Wall Street mixed, regional coba rebound
- Data AS, Eropa tenggelamkan regional
- Regional tertekan data AS, payroll dinanti
- Profit taking melanda regional
- Data ISM angkat sentimen regional



