Pemimpin Korut wafat, Nikkei & Kospi jatuh
Jakarta, Strategydesk - Indeks Nikkei terjungkal ke level terendah dalam tiga minggu terakhir, menyusul berita wafatnya pemimpin Korea Utara Kim Jong-il dan peringatan Fitch Ratings akan kemungkinan downgrade tujuh negara Eropa.
Kim wafat karena serangan jantung ketika dalam perjalanan kereta Sabtu lalu, media setempat melaporkan, memicu kekhawatiran mengenai stabilitas politik dan program nuklir Korut. Menurut analis, investor menunggu perkembangan dari Korut untuk melihat apakah situasi memburuk. Karena itu banyak yang melepas posisi.
Saham juga setelah Fitch Ratings memperingatkan Jumat lalu akan menurunkan rating Perancis dan enam negara Eropa lainnya, sembari mengatakan solusi komprehensif untuk mengatasi krisis utang secara teknis dan politik sulit dicapai. Fitch juga menempatkan outlook negatif ke Perancis, Belgia, Spanyol, Slovenia, Italia, Irlandia dan Siprus, sembari mengatakan Perancis lebih tereksposur ke krisis dibandingkan negara rating top lainnya di zona euro.
Indeks Nikkei ditutup melemah 1,3% di 8.296,12, setelah sempat jatuh ke 8.272, terendah dalam tiga minggu terakhir. Sedangkan indeks Topix anjlok 1% ke 716,38.
Sementara itu di Seoul, indeks Kospi terjungkal hari ini, mengalami kejatuhan besar setelah berita wafatnya Kim Jong-il memicu aksi jual asing yang membuat saham unggulan bertumbangan. Indeks Kospi ditutup melemah 3,43% di 1.776,93. Para analis mengatakan ketidakpastian mengenai suksesi kepemimpinan di Korut akan mempengaruhi arah pasar di sesi berikutnya.
Pencarian Data
Masukkan kata kunci yang ingin Anda cariBERITA LAINNYA
- Hang Seng masih merana
- Nikkei stabil, Kospi rebound
- Hang Seng anjlok 1,3%, HSBC tumbang
- Nikkei catat minggu terburuk sejak 2001
- Bargain hunting bantu Nikkei, Kospi
- Hang Seng tersungkur, bank hancur
- Nikkei anjlok 1%, Kospi melorot 3%
- Hang Seng rebound, data AS & Eropa dinanti
- Nikkei koreksi lagi karena Yunani
- China turunkan GWM, Hang Seng tetap jatuh
- Nikkei rebound berkat keputusan China
- Data China hempaskan Hang Seng
- Yunani, Yen masih tekan Nikkei
- Eropa, China pukul Hang Seng
- Nikkei melorot, sempat ke bawah 9.000



